Angkasa Pura 2

Selain Sita Kapal Tanker Riah, Iran Juga Masih Tahan Nakhoda dan 2 ABK

DermagaSelasa, 23 Juli 2019
1000x-1

ABU DHABI (BeritaTrans.com) – Selain menahan kapal tanker MT Riah, Iran masih belum melepas nakhoda dan dua kru kapal tersebut.

Perusahaan penyewa kapal itu, KRB Petrochemicals, mengemukakan Iran baru melepas sembilan pelaut asal India dari kapal tersebut. Mereka telah terbang ke New Delhi.

Rishi Kumar, pimpinan KRB Petrochemicals, juga menyodorkan fakta berbeda soal tuduhan Iran bahwa MT Riah, yang dimiliki oleh Riah Shipping & Trading Inc. berbasis di Irak, menyelundupkan 1 juta liter BBM atau setengah dari kapasitas kapal.

Menurut Kumar, saat disatroni oleh pasukan Iran di Selat Hormuz, kapal tidak mengangkut apapun. Tangki dalam keadaan kosong. Kapal saat itu hendak berlayar ke Oman untuk memuat BBM tujuan Berbera, Somalia, Afrika.

Riah berada di selat dan berlayar ke Teluk pada 14 Juli 2019 ketika empat perahu kecil mendekatinya di dekat Pulau Qeshm, Iran. Pasukan Iran naik ke kapal, menodongkan senjata ke nakhoda dan memerintahkan kru untuk berbaring di geladak. Pasukan itu menonaktifkan mesin dan menarik kapal ke Iran.

Lagipula KRB Petrokimia, yang berbasis di AS, menyatakan belum diminta untuk menggunakan Riah untuk mengangkut minyak Iran sejak dikontrak pada pada 15 Juni 2019, Kumar mengatakan dalam sebuah wawancara telepon.

Iran diketahui juga menyita satu kapal tanker Inggris, MT Stena Impero, di Selat Hormuz, di mulut Teluk Persia. Selat ini menyumbang sekitar sepertiga dari aliran minyak laut di dunia.

(via/sumber: bloombeeg.com/foto: AP).

loading...