Angkasa Pura 2

Kemenhub Komit Tingkatkan Kompetensi Pegawai

SDMRabu, 24 Juli 2019
IMG-20190724-WA0001

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kementerian Perhubungan berkomitmen terus meningkatkan kualitas dan kompetensi pegawainya.

Hal itu menurut Menteri Perhubungn Budi Karya Sumadi, dalam upaya mewujudkan konektivitas dan sinergitas transportasi di seluruh wilayah Indonesia.

“Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas adalah melalui penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan X Tahun 2019,” tutur Menhub di Jakarta, Selasa (23/7/2019).

Menhub mengatakan kepada seluruh jajarannya yang telah mengikuti diklat untuk meningkatkan dan mempertahankan etos kerja yang dimiliki.

“Kualitas pegawai dibutuhkan untuk mewujudkan konektivitas dan sinergitas transportasi di seluruh wilayah Indonesia. Konektivitas tidak akan berarti bila sinergitas dengan simpul-simpul ekonomi tidak dijalankan dengan baik,” ungkapnya.

Menhub mengungkapkan, sesuai arahan Presiden dalam pidato visi Indonesia bahwa infrastruktur transportasi harus terhubung dengan sentra-sentra produksi dan ekonomi rakyat, seperti dengan kawasan ekonomi khusus, pariwisata, pertanian, dan perkebunan.

“Integrasi simpul transportasi baik intra dan antarmoda diperlukan untuk mendukung konektivitas dan sinergitas antarwilayah, antara pusat dan daerah. Diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan penurunan disparitas harga antarwilayah di Indonesia,” kata dia.

Lebih lanjut, Menhub Budi mengharapkan para peserta diklat pimpinan nasional tingkat II ini mampu memberikan rekomendasi rancangan kebijakan dan rekomendasi pemanfaatan inovasi di bidang transportasi. Dapat memberikan output dan outcome yang jelas, terukur dan terarah.

Sebagai informasi, diklat ini diikuti oleh 44 pegawai dari Kementerian Perhubungan dan 16 ASN dari Kementerian/Lembaga lainnya. Diklat tersebut diselenggarakan bekerjasama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN).

Melalui diklat yang untuk pertama kalinya diadakan secara mandiri tersebut menekankan lima aspek yaitu regulasi, key performance indicator (KPI), Sumber Daya Manusia (SDM), penguatan sarana dan prasarana, terakhir sistem pelayanan untuk meningkatkan kualitas. (omy)

loading...