Angkasa Pura 2

Dinilai Sukses Pimpin KSOP Samarinda, Totok Diberi Gelar Kehormatan

Dermaga FigurSabtu, 3 Agustus 2019
IMG-20190803-WA0019

IMG-20190803-WA0020

SAMARINDA (BeritaTrans.com) – Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Gresik R. Totok Mukarto yang sebelumnya memimpin KSOP Samarinda, memeroleh gelar kehormatan dari masyatajat Dayak Kalimantan Timur.

Totok memeroleh Gelar Kehormatan dengan nama Kirip Paren Lung yang diterima, Sabtu (3/8/2019) siang.

Pemberian gelar kehormatan tersebut merupakan wujud perhatian dan perhargaan atas jasanya saat menjabat sebagai Kepala Kantor KSOP Samarinda dengan berhasil menciptakan ketertiban di Pelabuhan, pelayanan publik yang cepat dan transparan sehingga mampu meningkatkan pendapatan Negara yang berdampak positif bagi perekonomian masyarakat Samarinda.

Prosesi pemberian gelar kehormatan berlangsung hikmad yang ditandai dengan pemasangan tanda adat sebagai warga kehormatan adat Dayak Kenyah Pampang oleh Ketua Adat serta pemberian gelar nama “KIRIP PAREN LUNG’ yang artinya seorang penguasa muara yang dihormati.

Turut hadir sang Istri, Ratna Sari Dewi dan putrinya, RR. Catherine Putri Zafira yang juga mendapat gelar kehormatan. Istrinya mendapat nama IDANG MENING “cahaya bersih” dan sang putri dengan nama ULAU TAU “Sinar Matahari”.

Ketua Adat Dayak Kenyah Pampang, Esron Palan dalam sambutanya sangat bahagia atas kehadiran Totok bersama keluarga dan rombongan dari Gresik dan kesempatan tersebut.

“Keluarga besar dayak Pampang bertambah lagi atas pemberian gelar kepada bapak Totok dan Keluarga sudah menjadi bagian dari warga Suku Dayak Kenyah,” tegas Erson.

Pihaknya merasa kehilangan sosok pemimpin yang selama ini bisa mengayomi warganya khususnya yang bermukim di sepanjang sungai Mahakam hingga di Muara yang umumnya sebagai nelayan dan tidak terganggu lagi dengan aktifitas yang ilegal.

Totok menyampaikan terima kasih tak terhingga atas sambutan serta pemberian gelar kehormatan tersebut dan kalaupun selama dirinya menjabat sebagai kepala kantor KSOP Samarinda.

“Saya semata-mata karena melaksanakan tugas dan upaya menciptakan tujuan transportasi nasional yang efektif, efisien dan transparan dengan mengutamakan keselamatan, kenyamanan dalam pelayaran serta terciptanya kepatuhan dalam penegakan hukum,” tuturnya. (omy)

loading...