Angkasa Pura 2

Tak Dampingi Jokowi ke Kantor PLN, Moeldoko: Menteri Rini Lagi Naik Haji

Energi FigurSenin, 5 Agustus 2019
images - 2019-08-05T233020.034

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Sosok Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno tiba-tiba ‘menghilang’ ketika Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambangi kantor pusat PLN, Senin (5/8/2019).

Padahal, hampir setiap acara kenegaraan maupun seremonial, Rini Soemarno hampir selalu ada mendampingi Jokowi. Pagi tadi, wanita yang bertugas mengawasi ratusan BUMN itu menghilang tanpa jejak.

Saat mengunjungi kantor pusat PLN, Jokowi hanya didampingi oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan direksi PLN.

Namun, tak ada sosok Rini Soemarno yang menemani kepala negara.

Istana Negara pun buka suara mengenai ketidakhadiran Rini Soemarno mendampingi Jokowi hari ini. Terungkap, bahwa mantan menteri perindustrian era SBY itu tengah menjalani ibadah haji.

“Ya masa orang naik haji disuruh pulang. Saya enggak ngerti juga [apakah Jokowi mengetahui kepergian Rini],” kata Moeldoko di kompleks kepresidenan, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Menurut Moeldoko, ketidakhadiran Rini Soemarno memang bukan menjadi persoalan besar. Pasalnya, instruksi yang diberikan Jokowi memang hanya diperuntukkan kepada jajaran direksi PLN, bukan kepada menteri BUMN.

“Sama seperti tentara. Kalau enggak ada Panglima di Korem [komando resor militer]. Danrem-nya [pimpinannya] langsung saya kumpulin,” jelasnya.

Sebagai informasi, Kementerian BUMN memang mengakui bahwa Rini Soemarno saat ini tengah menjalani ibadah haji. Hal ini diakui oleh Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata Kementerian BUMN Edwin Hidayat.

“Iya [Menteri BUMN lagi naik haji]. Sudah dari minggu lalu,” kata Edwin seperti dikutip DetikFinance.

Presiden Jokowi memang tak kuasa melepaskan amarahnya saat mengunjungi kantor PLN . Pemadaman listrik secara massal di wilayah Jawa sampai Bali yang tidak mampu diantisipasi dengan cepat oleh PLN menjadi pemicu utama amarah Jokowi.

loading...