Angkasa Pura 2

Di Perhelatan Balitbanghub, KemenPAN Ungkap Resep Raih WBK

Litbang SDMSelasa, 6 Agustus 2019
762019141947

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Di perhelatan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan (Balitbanghub), Kemenpan RB buka resep manjur meraih predikat Kawasan Bebas dari Korupsi (WBK).

Adalah Muhammad Yusuf Ateh, Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kemenpan RB, yang membuka rahasia resep itu di acara bertajuk Penguatan Litbang Dalam Rangka Pembangunan Zona Integritas aMenuju Kawasan Bebas dari Korupsi (WBK) itu, Selasa (6/9/2019).

Pertama, Ateh mengungkaopkan niat baik untuk melakukan perubahan yang baik utuk lembaga dan indonesia.

Kedua, dia menjelaskan komitmen WBK menjadi kesadaran memyeluruh dari atasan sampai bawahan.

Ketiga, knowledge sharing. “Ilmunya harus dipelajari. Tidak bisa untung-untungan. Belajar ke lembaga, yang sudah meraih ke WBK. Dapat ke Kejaksaan Agung, ke Polri dan lainnya,” ujarnya.

Dia mencontohkan perjuangan Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok meraih WBK. “Hampie setiap hari mereka datang ke kami untuk belajar tentang WBK. Kami terbuka untuk memberikan bimbingan,” ungkapnya.

Dia juga mengungkapkan salah satu teknik survei WBK, yang diterapkan Kemenpan RB, adalah melalui metode sampling. “Kalau dari 10 orang yang ditanya tentang pelayanan, sembilan menjawab sangat baik maka itu sinyal pantas mendapat WBK,” ujarnya.

Dia mengemukakan sesungguhnya parameter WBK iru sederhana. “Bebas percaloan, pungku dan korupsi. Lalu publik merasakan manfaat pelayanan,” ujarnya.

Dalam konteks Balitbanghub, dia mengutarakan salah satu parameternya adalah jauh maba hasil penelitian bermabfaat untuk instansi-instansi di Kementerian Perhubungan,” ujarnya.

Selain Muhammad Yusuf Ateh, dalam pemaparan sharing session tampil pula Kepala Badan Litbang ESDM Dadang Kusdiana, Sekretaris Badan diklat Kejaksaan Agung Abdul Kadirun dan Kepala Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok, Hermanta. (awe).

loading...