Angkasa Pura 2

Prestasi WBK, Menhub: Contoh Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok

Dermaga Litbang SDMSelasa, 6 Agustus 2019
76201913237

JAKARTA (BeritaTrans.com) –
Menteri Budi Karya Sumadi berharap seluruh unit kerja di lingkungan Kementerian Perhubungan bisa menjadi Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), seperti yang sudah dicapai oleh Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok.

Dalam sambutan tertulis, yang dibacakan Sekjen Kemenhub Djoko Sasono, dalam perhelatan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan (Balitbanghub) menggelar Forum Komunikasi Kelitbangan Kementerian/Lembaga (FKK 2019), Selasa (6/8/2019), Budi Karya menuturkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) karyawannya akan mendapatkan tunjangan kinerja satu tingkat lebih tinggi.

Menteri juga mengutarakan unit kerja yang masuk menjadi Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) akan mendapatkan tunjangan kinerja dua tingkat lebih tinggi.

“Saya tekankan kembali, capaian ini harus diimbangi peningkatan pelayanan kinerja dan bebas pungli dan korupsi,” ujarnya.

Semwntara iru, Kepala Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok Capt. Hermanta mengemukakan dalam mewujudkan WBK maka aspek utama adalah pemimpin harus mwnjadi role model.

“Harus menjadi contoh yang baik. Keteladanan berperan besar. Buktikan bahwa pemimpin kerja dengan baik, bersih, melayani dan mau membantu orang yang dipimpinnya,” tuturnya dalam pemaparan di perhelatan antara lain bersama Muhammad Yusuf Ateh, Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kemenpan RB.

Dia mengemukakan pemimpin juga harus paham dan menyadari WBK. Pemahaman dan kesadaran ini ditularkan serta diinternalisasikan ke seluruh pegawai.

Selain itu, Hermanta mengungkapkan dalam proses meraih WBK, harus mau belajar. “Kami belajar mengenai WBK ke Polrws Sidoarjo, Kejaksaan Agung dan Kementerian Keuangan,” ungkap mantan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Gresik dan Sunda Kelapa itu. (awe).

loading...