Angkasa Pura 2

10 Tahun Dibangun, Pelabuhan Taddan Sampang Akhirnya Siap Layani Kapal Kargo dan Roro

DermagaRabu, 14 Agustus 2019
images (6)

SAMPANG (BeritaTrans.com) – Dibangun dengan anggaran ratusan miliar sejak 10 tahun lalu, Pelabuhan Taddan di Desa Taddan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, akhirnya siap beroperasi melayani kapal-kapal niaga.

Namun peresmian Pelabuhan Tadden masih menunggu jadwal dari Menteri Perhubungan.

Setelah diresmikan, pelabuhan yang dibangun sejak 2009 tersebut dapat menampung semua jenis kapal. Sehingga secara reguler bisa digunakan oleh kapal roro maupun kapal kargo.

“Dari sisi teknis sudah sangat siap dioperasikan. Dermaga ini masih berbentuk L dengan panjang 100 x 10 meter. Sudah terdapat lapangan penumpukan dan fasum penerangan sehingga malam pun bisa beroperasi, cuma ada beberapa yang masih kurang seperti sarana, fresh water, TKBM, gudang, dan akses jalan yang perlu dukungan pemerintah daerah,” ungkap Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Branta, Edi Kuswanto, Selasa (13/8/2019).

Ia menambahkan, ke depan pihaknya mengupayakan untuk secepatnya mengoperasikan kapal angkutan umum.

“Untuk kapal penumpang dari Sampang ke Probolinggo kami upayakan akan beroperasi disini,” jelas Edi Kuswanto.

Terkait kapasitas kapal, Edi Kuswanto menjelaskan bahwa Pemprov Jatim akan menyiapkan kapal dengan kapasitas yang bisa menampung seratus mobil.

“Itu akan menjadi ruang bagi masyarakat Madura, khususnya Sampang untuk melakukan kegiatan lintas Sampang dan Probolinggo,” tutupnya.

Ratusan miliar rupiah

Sementara itu, Bupati Sampang Slamet Junaidi mengutarakan pelabuhan yang dibangun sejak 2009 itu menelan dana ratusan miliar dari pemerintah pusat.

“Pelabuhan ini dimulai dibangun sejak 2009 lalu. Pertama, anggarannya itu Rp 40 miliar. Tentunya kami mendukung kegiatan ini, karena berpotensi menjadi pergerakan perekonomian antara Madura, pada khususnya antara Sampang dengan Probolinggo berkenaan dengan pertumbuhan komoditi perdagangan,” ujarnya saat sidak ke Pelabuhan Taddan, Selasa, 13 Agustus 2019, sore hari.

Pelabuhan-Taddan-Sampang-730x480
Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi bersama Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Branta, Edi Kuswanto saat meninjau Pelabuhan Taddan. (muhlis/koranmadura.com).

Pelabuhan yang dibangun dengan kucuran dana ratusan miliar itu sebelumnya masih dijadikan arena bermancing.

Catatan mediamadura.com, kucuran dana pembangunan pelabuhan Taddan sampai tahun 2017 sudah menghabiskan anggaran bersumber dari APBN sebesar Rp 234 miliar.

Rinciannya, kucuran dana sejak tahun 2012 secara bertahap, pertama pembangunan pelabuhan dengan biaya sebesar Rp 10 miliar, kedua kucuran dana mencapai Rp 32,5 miliar, tahap ketiga pembangunan pelabuhan itu mendapat kucuran dana sebesar Rp 33 miliar, dan tahap keempat kucuran sebesar Rp 40 miliar.

Sedangkan, di tahun 2013 kembali mendapat kucuran sebesar Rp 5,4 miliar. Serta, di tahun 2014 sebesar Rp 40 miliar, dan tahun 2015 mencapai Rp 30 miliar, dilanjutkan di tahun 2016 Rp 19 miliar, dan terakhir di tahun 2017 sebesar Rp 19 miliar.

(via/sumber: mediamadura.com/tribunnews.com/koranmadura.com).

loading...