Angkasa Pura 2

Dishub Banjarmasin Tutup Paksa Dermaga Kelotok Wisata di Siring Menara Pandang

DermagaSenin, 19 Agustus 2019
t7fczahnu9smsprsfwjr.jpg

Banjarmasin (BeritaTrans.com) – Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin akhirnya menutup paksa dermaga wisata susur sungai di Siring Menara Pandang, Jalan Pierre Tendean, Kota Banjarmasin pada Senin, 19 Agustus 2019. Dishub bersikap tegas setelah motoris kelotok wisata enggan bergabung ke Koperasi Maju Karya Bersama.

Menurut Kepala Dishub Banjarmasin, Ichwan Noor Chalik, penutupan ini buntut dicabutnya tujuh macam surat izin pelayaran yang mesti dikantongi motoris kelotok wisata. Petugas Dishub Banjarmasin melakukan pemagaran agar tidak ada lagi aktifitas wisata susur sungai di dermaga itu.

“Kami hanya menjalankan tugas sesuai aturan yakni motoris kelotok yang masih belum masuk koperasi akan dicabut tujuh macam surat izin yang harus dimiliki motoris,” ujar Ichwan Noor Chalik kepada wartawan banjarhits.id, Senin (19/8).

Ichwan berkata tindakan ini sekaligus meluruskan isu bahwa Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina dituding memihak ke motoris kelotok dermaga Siring Menara Pandang, sehingga motoris kelotok di dermaga Patung Bekantan merasa tersisihkan.

“Jadi hari ini Dishub dan Wali Kota Banjarmasin juga memperlihatkan kepada masyarakat, yang mana yang tidak mentaati aturan maka akan ditertibkan,” ucap Ichwan.

Tudingan keberpihakan Ibnu muncul setelah menginstruksikan pembongkaran dermaga titian kayu milik koperasi yang dibangun di kawasan Siring Jalan Pierre Tendean.

Padahal, Wakil Wali Kota Banjarmasin Hermansyah sepakat atas pendirian dermaga ini, tapi Ibnu Sina justru membongkarnya.

Adapun Ketua komunitas motoris kelotok di dermaga Siring Menara Pandang, Burhan, menyesalkan tindakan Dinas Perhubungan yang langsung mencabut izin dan menutup dermaga Siring Menara Pandang.

Menurut dia, beberapa kali pihak motoris sudah berusaha mencoba bergabung Koperasi Maju Karya Bersama, namun tidak ada kesepakatan saat pertemuan dalam berbagai kesempatan.

“Sehingga diterbitkanlah surat dari Disbudpar pertanggal 13 Agustus bahwa kami disarankan untuk membuat koperasi tersendiri. Kami masih dalam tahap membuat sendiri koperasi ini,” kata Burhan.(sumber:kumparan, foto:banjarhits)

loading...