Angkasa Pura 2

Angkut 14 Kru, KLM Garuda Jaya Bocor di Perairan Taliabu

DermagaSabtu, 24 Agustus 2019
tim-sar-gabungan-dalam-perjalanan-menuju-lokasi-kecelakaan-klm-garuda-jaya

BANGGAI (BeritaTrans.com) – Kapal layar motor (KLM) Garuda Jaya, dikabarkan mengalami kebocoran di Perairan Taliabu, Sabtu (24/8/2019) siang.

Kebocoran pada lambung kapal itu diakibatkan cuaca buruk, saat berlayar dari pelabuhan di Kota Luwuk Kabupaten Banggai, Provinsi Sulteng, menuju Pelabuhan Tikong di Kabupaten Taliabu, Provinsi Maluku Utara.

tim-sar-gabungan-dalam-perjalanan-menuju-lokasi-kecelakaan-klm-garuda-jaya-6
Tim SAR gabungan dalam perjalanan menuju lokasi kecelakaan KLM Garuda Jaya berpenumpang 14 orang di Perairan Taliabu, Sabtu (24/8/2019) siang. (DOK BASARNAS PALU)

“Hari Kamis 22 Agustus 2019, KLM Garuda Jaya berlayar pukul 21.00 Wita, pada Jumat 23 Agustus 2019 pukul 23.00 Wita, mengalami kebocoran dikarenakan cuaca buruk di Perairan Taliabu,” jelas Kepala Kantor Basarnas Palu, Basrano, saat dihubungi, Sabtu (24/8/2019) siang.

Info kecelakaan yang menimpa kapal layar motor berpenumpang 14 orang, diterima Basarnas dari warga, Muhlis, Sabtu siang sekitar pukul 10.17 Wita.

Berdasarkan laporan, KLM Garuda Jaya berwarna abu-abu dan panjang 15 meter itu, mengalami kecelakaan pada titik kordinat 1°37’46.36″S – 124°18’55.29″T, sekitar 100 Nm dari Pelabuhan Luwuk banggai.

“Tim rescue pos SAR Luwuk telah diberangkatkan untuk bantuan evakuasi dengan menggunakan KN SAR Bhisma dan peralatan pendukung lainnya,” kata Basrano.

Adapun Unsur SAR yang terlibat yakni tim rescue pos SAR luwuk 5 orang, ABK KN SAR Bhisma 7 orang, Polairud 5 orang, Koramil Tikong 4 orang, BPBD Banggai 2 orang dan masyarakat setempat 6 orang.

“Sarana yg digunakan, 1 unit KN SAR Bhisma dan 1 unit Kapal nelayan,” ujarnya.

(jasmine/sumber dan foto: tribunnews.com).

loading...