Angkasa Pura 2

3 Kapal Ferry Setop Operasi Gegara Cuaca Buruk, Penumpang Nginap di Pelabuhan Sinabang

DermagaMinggu, 25 Agustus 2019
images (49)

SINABANG (BeritaTrans.com) – Cuaca buruk disertai gelombang tinggi yang melanda perairan Simeulue dalam beberapa hari terakhir menyebabkan tiga kapal penumpang yang berlayar dari Simeulue ke daratan Aceh, berhenti beroperasi.

Akibatnya, sekitar 130 calon penumpang yang tertunda keberangkatannya memilih tidur di kompleks Pelabuhan Sinabang. Selain itu, 40 kenderaan juga menumpuk di areal parkir pelabuhan setempat menunggu pelayaran normal kembali.

“Sudah ditinjau oleh Pak Sekda dan jajaran. Dibantu konsumsi untuk meringankan beban penumpang yang biaya kebutuhannya sudah menipis selama menunggu kapal berlayar,” ujar Bambang Haryono, Kepala UPTD Pelabuhan Sinabang.

Kepala Sekretariat BPBD Simeulue, Zul Fadli ST MAP, kepada Serambi, menambahkan, pihaknya mendirikan dapur umum di kompleks pelabuhan untuk menyiapkan makanan bagi calon penumpang yang sudah empat hari menunggu keberangkatan kapal.

“Dapur umum rencananya kita buka sampai lima hari ke depan. Mudah-mudahan cuaca cepat kondusif dan kapal segera diberangkatkan,” katanya. Selama menunggu kapal berangkat, tambahnya, calon penumpang tidur di lantai dengan perlengkapan seadanya. “Sebelum ada dapur umum, kita sudah sediakan nasi bungkus untuk mereka,” jelas Zul Fadli.

Delapan orang sakit

Secara terpisah, Kadis Kesehatan Simeulue, Asludin MKes, menyebutkan, delapan dari 130 calon penumpang yang menginap di Pelabuhan Sinabang menderita sakit dan mereka sudah ditangani petugas dari dinas kesehatan setempat. Dikatakan, pihaknya sudah menugaskan petugas medis untuk selalu memantau kondisi kesehatan calon penumpang kapal di pelabuhan.

“Tadi pagi (kemarin-red) delapan orang yang sakit. Mereka demam, tapi sudah ditangani oleh petugas,” papar Asludin.

Selama calon penumpang masib berada di pelabuhan, tambah Asludin, petugas dari dinas yang dipimpinnya akan selalu memantau kondisi kesehatan mereka. Begitu juga dengan ambulans, sudah disiagakan bila sewaktu-waktu diperlukan.

Mobil menumpuk

Sementara itu, 36 mobil tujuan Sinabang (Simeulue) kini menumpuk di Pelabuhan Penyerangan Meulaboh di Samatiga, Aceh Barat. Penyebabnya, Kapal Motor Penyerangan (KMP) Teluk Sinabang sejak Kamis (22/8/2019) hingga kemarin tidak berlayar ke Meulaboh akibat cuaca buruk melanda wilayah itu.

Dengan tak berlayarnya kapal, jumlah mobil barang atau mobil pribadi yang antre di Pelabuhan Samatiga terus bertambah. Informasi yang diperoleh Serambi, hingga kemarin juga belum ada kepastian kapan kapal akan berlayar dari Sinabang ke Meulaboh.

Kepala UPTD Pelabuhan Penyeberangan Samatiga dari Dinas Perhubungan Aceh Barat, Romi Masri, kepada Serambi, Sabtu (24/8/2019), mengatakan, untuk pelayaran kapal pada sore nanti (sore kemarin), pihaknya masih menunggu informasi dari ASDP selaku pengelola kapal. “Mobil yang parkir di pelabuhan sebanyak 36 unit. Tapi, kemungdikan ada juga mobil yang antre di sekitar pelabuhan,” katanya. (sampein/sumber: tribunnews.com).

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari