Angkasa Pura 2

Bos Kapal Samudera Indonesia Nikahi Lulu Tobing

Dermaga FigurMinggu, 25 Agustus 2019
750x500-5-fakta-bani-m-mulia-pengusaha-kaya-yang-dikabarkan-lamar-lulu-tobing-190530q

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Bos maskapai pelayaran Samudera indonesia, Bani M Mulia, resmi menikahi aktris Lulu Tobing, Sabtu, 24 Agustus 2019 di Rumah Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat.

Pernikahan cucu raja kapal, Soedarpo Sastrosatomo itu digelar secara sederhana dan privat, hanya dihadiri keluarga, kerabat, dan kawan dekat pasangan ini.

Lulu dan suami mengenakan busana pengantin warna putih susu. Riasan Lulu tampak sederhana tapi justru menonjolkan kecantikannya yang alami.

Ia mengunggah foto pernikahannya di akun Instagramnya sekitar satu jam lalu. Perempuan berdarah Batak ini hanya memberikan keterangan tanda hati pada unggahannya ini.

Pernikahan ini merupakan yang kedua bagi bintang sinetron Tersanjung ini. Sebelumnya, ia menikah dengan Danny Bimo Hendro Utomo, trah Cendana, anak Tutut Soeharto dan bercerai tiga tahun lalu.

Adapun Bani M. Mulia adalah pengusaha kapal yang menduduki 60 jabatan di perusahaan kapal keluarganya. Kakeknya, Soedarpo, adalah pendiri perusahaan kapal layar terbesar di Indonesia, Samudera Indonesia.

Bani saat ini memegang 80 posisi jabatan (baik itu direktur maupun komisaris) di holding perusahaan, PT Ngrumat Bondo Utomo (NBU). “Hampir pasti, kalau ada perusahaan baru didirikan, saya ditempatkan paling depan,” tuturnya.

images

Meski begitu, Bani tidak menganggapnya sebagai beban, memang tidak ideal dengan jabatan yang begitu banyak. Karena sebagai cucu pendiri, ia menyadari harus pasang badan dulu kalau ada usaha baru yang dibuat holding. “Ide inisiatif risk kan harus diambil owner,” kata pria yang rajin nge-Gym dan bersepeda ke kantor ini.

Lagi pula banyak posisi itu, tidak semuanya ia “mantengin” harian. Semisal ada anak usaha di mana ia jadi Dirut, tapi dia dibantu oleh Direktur Pengelola yang kuat secara manajemen, sehingga bisa berbagi tanggung jawab dengannya.

Ada juga posisi Direktur Pengelola, yang dipegangnya yang memang ia harus total harian di sana. “Tidak mungkin 60 posisi itu saya running total semua, kan ada tim, ada direktur pengelola dan VP-VP nya,” ujar Direktur Pengelola di NBU ini.

Dan untuk PT Samudera Indonesia, Tbk, yang holding-nya adalah Samudera Indonesia Tangguh, Bani juga dipercaya sebagai Direktur Pengelola, Shanti Soedarpo sebagai Dirut. sedangkan ayahnya, Masli Mulia, sebagai komisaris.

(dien/sumber: tempo.co dan swa.co.id).

loading...