Angkasa Pura 2

Ekowisata Maratua Banjir Dukungan

Destinasi EnergiJumat, 30 Agustus 2019
IMG-20190830-WA0017

BERAU (BeritaTrans.com) – Ekowisata Maratua, Pulau Derawan terus banjir dukungan dan perhatian untuk kelestarian alam.

Sejak 2014, Chevron bekerjasama dengan Yayasan Kehati, mendukung pengembangan ekowisata di Pulau Maratua, Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur.

“Kemarin, Chevron menyerahterimakan sertifikat kelas satu bagi peselam setempat dan paket bantuan rumah tangga kepada kelompok kuliner sebagai bagian dari aktivitas program Maratua Ecotourism for Sustainable Small Island (MESSI),” jelas Wahyu Budiarto Sr. Vice President Corporate Affair PT Chevron Pacific Indonesia di Berau, Jumat (30/8/2019).

Pulau Maratua dan Kepulauan Derawan kata dia, berada di dalam kawasan Segitiga Terumbu Karang Dunia (Coral Triangle) yang kaya dengan keanekaragaman hayati bahari. Letak Maratua yang berada di gugusan pulau terluar dinilai sangat rentan terhadap perubahan iklim, sehingga penting bagi masyarakat setempat, khususnya, untuk menyadari arti penting pelestarian keanekaragaman hayati dan bersiap menghadapi dan meminimalisasi dampak perubahan iklim.

Program Maratua Ecotourism for Sustainable Small Island (MESSI) bertujuan mendorong partisipasi masyarakat setempat dalam melestarikan keanekaragaman hayati, mempersiapkan mereka dalam menghadapi dan meminimalisasi dampak perubahan iklim, sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi. Aktivitas program disusun untuk mengembangkan ekonomi produktif melalui ekowisata yang mengedepankan potensi keanekaragaman hayati kelautan dan berbasis masyarakat.

Kegiatan-kegiatan yang dilakukan dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan partisipasi dalam konservasi keanekaragaman hayati dan perubahan iklim melalui kegiatan pendidikan serta mengembangkan komunikasi terpadu melalui forum multipihak yang memanfaatkan berbagai saluran informasi dan pemasaran produk.

“Implementasi program MESSI, meliputi kegiatan dukungan pengembangan paket ekowisata bagi masyarakat Maratua, yang mencakup pelatihan panduan dan manajemen ekowisata, pelatihan perhotelan dan program home stay, pelatihan eco diving bersertifikat, dan pendirian Maratua Eco Dive dan penginapan berstandar internasional,” katanya.

Sementara itu, kegiatan untuk mendukung konservasi keanekaragaman hayati kelautan meliputi program rehabilitasi terumbu karang, program sosialisasi dan pelestarian penyu hijau serta program pelestarian hutan bakau.

Seluruh aktivitas program dimaksudkan untuk mendukung peningkatan kesadaran masyarakat Maratua terhadap pelestarian lingkungan, yang merupakan aset pulau Maratua untuk kelangsungan wisata alam, sekaligus turut berkontribusi pada pengendalian perubahan iklim dunia.

“Kunjungan Forum Kehumasan 2019 SKK Migas dan KKKS Kalsul ke Pulau Maratua bertepatan dengan kegiatan penyerahan sertifikat pekerja selam kelas-1 kepada sepuluh pemuda peselam setempat dan bantuan peralatan memasak untuk kelompok kuliner oleh Chevron,” ungkap Wahyu.

Pelatihan eco diving yang bersertifikasi dimaksudkan agar para penyelam asal Maratua memiliki kemampuan menyelam berstandar kelas satu dan berlisensi yang dapat mendukung mengoperasian Maratua Eco Dive, dive center yang dikelola warga setempat.

“Melalui dukungan ini, kami ingin meningkatkan kapasitas warga setempat, khususnya pemuda dan perempuan, sehingga semakin mahir dan mandiri mempromosikan program ekowisata Maratua, mulai dari wisata bahari (diving dan snorkling), penginapan (home stay), hjngga kuliner,” pungkas dia. (omy)

loading...