Angkasa Pura 2

British Petroleum Buka SPBU di KM 72 Tol Cipularang

Energi KoridorSenin, 2 September 2019
BP-AKR-joint-venture-05-768x649

JAKARTA (BeritaTrans.com) – British Petroleum ( BP) menggandeng perusahaan multinasional, Aneka Kimia Raya ( AKR) mendirikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum ( SPBU) di Indonesia.

Konsorsium itu terus melakukan ekspansi pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum ( SPBU). Yang terbaru SPBU BP kini sudah ada di Rest Area KM 72 Tol Cipularang.

Seperti dilansir Kontan.co.id Minggu (1/9/2019), Corporate Secretary and Head of Investor Relations PT AKR Corporindo Tbk Ricardo Silaen mengatakan bahwa SPBU BP di Rest Area KM 72 Cipularang. sudah dibuka sejak dua pekan lalu.

Menurut dia, SPBU tersebut memberikan layanan komplit baik dari BBM berkualitas tinggi yang ramah lingkungan dan juga servis lebih lainnya bagi konsumen, terutama pengguna jalan tol. “Sekarang ada 10. Rencananya buka 350 lokasi,” ujar dia.

Mengenai apakah SPBU BP di Rest Area KM 72 itu lahannya menyewa, Ricardo enggan berkomentar. “Kalau sewa, biasanya lebih murah investasi daripada beli lahan. Kalo spesifik area, saya gak bisa sebutkan,” sebutnya.

Dia tidak bisa menjelaskan soal rencana pendirian SPBU BP di Rest Area lainnya. “Kalau Rest Area Cipularang saat ini belum bisa diungkapkan lagi,” ujarnya.

Sebelumnya Vice President of New Markets BP, Neale Smither mengatakan, peluang mereka untuk bersaing menyalurkan BBM di wilayah Indonesia terbuka lebar. Ia meyakini, bahwa produk yang dipasarkan nanti memiliki keunggulan dari bahan bakar lain.

“Kami terkenal di seluruh dunia, karena bahan bakar berkualitas tinggi dan kenyamanan luar biasa yang kami tawarkan,” kata Neale dalam jumpa pers di kawasan SCBD, Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (14/2/2019).

Dia mengatakan, pihaknya yakin bisa bersaing dengan perusahaan lain. Pasalnya, layanan yang diberikan mengusung konsep one stop service, bukan lagi sebatas distribusi BBM tetapi juga retail.

Selain itu, kadar bensin yang dijual BP mengandung formula khusus yang akan mengatasi penumpukan kotoran dalam mesin kendaraan.

Sementara itu, Presiden Direktur AKR Haryanto Adikoesomo, menambahkan, kerja sama tersebut akan memperkuat bisnisnya tanah air. Sehingga bisa bersaing dengan perusahaan lain, disamping memberikan pilihan jenis BBM kepada masyarakat.

“Kemitraan kami dengan BP memperkuat komitmen jangka panjang kami untuk industri dan Indonesia. Ini adalah salah satu tonggak sejarah kami dan kami bangga dapat bermitra dengan BP,” kata Haryanto.

“Kesempatan ini, baik BP dan AKR bermaksud untuk mengembangkan dan menawarkan pengalaman yang berbeda kepada konsumen Indonesia dengan memanfaatkan kemampuan dan keahlian yang telah terbukti dari BP dan AKR di Indonesia,” tambahnya.

BP bersama AKR menargetkan akan membangun sebanyak 350 unit SPBU di Indonesia beberapa tahun ke depannya. Harapannya bisa melayani penjualan BBM nantinya. SPBU-SPBU ini akan dioperasikan oleh Aneka Petorindo Raya (BP AKR Fuels Retail), perusahaan joint venture yang baru didirikan BP.

BP Migas: Jangan cuma cari untung

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi mengungkapkan bahwa SPBU BP di Rest Area KM 72 Tol Cipularang sudah mendapatkan izin dari PT Jasa Marga Tbk. Namun demikian BPH Migas meminta SPBU swasta dan asing juga membangun di daerah tertinggal, terdepan, terluar (3T).

Kepala BPH Migas M Fanshurullah Asa mengungkapkan pihaknya pada dasarnya memang mendukung adanya pembangunan SPBU BP. “Mendukung,” ujar dia ke Kontan.co.id, Senin (2/9/2019).

Namun, dia menjelaskan, izin-izin untuk daerah gemuk dikeluarkan oleh Jasa Marga, BPH Migas tidak mengeluarkan izin untuk titik-titik lokasi SPBU. “Namun BPH Migas meminta BP, Shell dan VIVO juga harus menjual di wilayah luar jawa terutama di 3T,” ungkap dia.

Fans berharap badan usaha niaga BBM atau pemilik SPBU swasta atau asing yang memiliki penyalur tidak hanya berorientasi mencari untung saja, tetapi ikut bertanggungjawab mewujudkan keadilan energi, yaitu ikut menjamin ketersediaann distribuai BBM di seluruh NKRI sesuai UU Migas

(fif/sumber: kontgan.co.id).

loading...