Angkasa Pura 2

Pegawai Balitbanghub Berbusana Nusantara, Ada yang Pakai Ulos Pula

Litbang SDMSelasa, 3 September 2019
20190903_123350

IMG-20190903-WA0011

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Apel pagi ini (3/9/2019) tampak beda di lapangan upacara Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan.(Balitbanghub).

Tak hanya warna putih dan dongker saja yang menyapu pandangan mata, namun ada warna warni ceria dan menyegarkan dari busana yang dikenakan.

Ya, para pegawai tak terkecuali para pejabat Eselon mengenakan busana dari berbagai wilayah nusantara. Hal itu sesuai instruksi Menteri Perhubungan untuk pemakaian pakaian adat setiap Selasa.

“Kami mengimplementasikan instruksi yang juga diingatkan Kabadan Litbanghub untuk dikenakan setiap hari Selasa ini,” ujar Sekretaris Badan Litbanghub Rosita Sinaga yang bersinar dengan pakaian adat Sumatera Utara dan berulos.

Apel dipimpin oleh Kapuslitbanghub Udara M.Alwi yang mengenakan baju ala betawi, Kapuslitbang ASDP Capt. Sahatua dengan baju lurik ala Jawa Tengah, dan pejabat serta pegawai lainnya dengan warna yang cerah ceria.

IMG-20190903-WA0010

Memakai pakaian adat daerah kata Rosita memberikan kesan tersendiri sebagai bukti cinta dan pelestarian busana budaya nusantara.

“Kami bangga berpakaian adat untuk persatuan dan kesatuan, bhineka tunggal ika dalam balutan pakaian adat yang berbeda namun tetap satu, melaksanakan pelayanan sebaik mungkin untuk masyarakat,” kata dia.

Kebijakan penggunaan pakaian adat oleh pegawai di lingkungan Kemenhub tertuang dalam Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor SE 19 Tahun 2019 tentang Pakaian Dinas Pegawai Kementerian Perhubungan. (omy)