Angkasa Pura 2

Tragedi Cipularang, Sopir Truk Maut Ditetapkan Sebagai Tersangka

Another News KoridorRabu, 4 September 2019
Kecelakaan beruntun di Tol Cipularang. (ist)

PURWAKARTA (BeritaTrans.com) – Sopir truk maut S ditetapkan polisi sebagai tersangka tragedi kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 91+200 di jalur Bandung – Jakarta pada Senin (2/9) lalu. Kecelakaan melibatkan 21 kendaraan.

Kecelakaan beruntun itu juga menewaskan delapan orang serta 28 luka. “Tersangka berinisial S, sopir truk B 9410 UIU,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko di Mapolres Purwakarta, Rabu (4/9).

“Satu tersangka lagi meninggal dunia, berinisial D. Yang bersangkutan sopir truk dengan nomor polisi B 9763 UIT,” kata Trunoyudo.

S adalah Subana merupakan sopir dumpt truk yang menurut video rekaman yang beredar, menyeruduk antrean kendaraan yang berhenti karena jalan terhalang truk pengangkut pasir yang terguling. Sedangkan D alias Dedi, sopir truk yang terguling. D sendiri meninggal dunia dalam peristiwa itu.

“Terhadap tersangka S, kami kenakan Pasal 310 Undang-undang tentang Lalu Lintas Angkutan jalan juncto Pasal 359 dan atau 360 KUH Pidana. Ancaman pidana maksimal 6 tahun,” katanya.

Saat ini, Subana masih dirawat di RS MH THamrin karena mengalami luka-luka.

“Karena ancamannya di atas 5 tahun, penyidik berwenang menahan tersangka untuk keperluan penyidikan,” jelas dia.

Trunoyudo menambahkan tersangka dianggap lalai dalam berlalu lintas. Khususnya, kendaraan truk yang dikendarainya memuat pasir melebihi kapasitas muatan.

“Karena melebihi muatan, kendaraan yang dibawanya tidak mampu mengerem dengan baik,” jelas Trunoyudo. (ds/sumber merdeka)