Angkasa Pura 2

Warung Kecil yang Terus Hidup di Rest Area Km 39 Tol Cikampek

Ekonomi & Bisnis KoridorSabtu, 7 September 2019
87201984852

BEKASI (BeritaTrans.com) – Ada belasan warung kecil menjadi bagian dari denyut keseharian di Km 39 Tol Cikampek.

Salah seorang pengelola warung, Manah Asri, mengungkapkan ada tujuh belas warung, yang menjajakan makanan dan minuman.

Warung-warung, yang terletak di kawasan belakang rest area, itu merupakan tempat favorit bagi pengendara truk dan bus. Setelah mengisi BBM, pengemudi biasanya mampir untuk menyantap makanan atau keperluan hajat di toilet.

Konsumennya juga kalangan pegawai, yang bekerja di rest area tersebut, termasuk petugas SPBU dan satpam.

87201971920

Dari nasi dengan lauk pauk hingga minuman dijajakan dengan harga relatif sangat murah. Ketika perut kosong, menyantap makanan menjadi lebih nikmat.

Harga murah itu, pedagang mengaku dipatok karena tidak ingin memberatkan kantong pengemudi. “Lagian yang penting lancar lakunya,” ungkap Manah Asri, warga Kampung Paparean Pasir, Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Cikarang Pusat.

Kepada BeritaTrans.com dan Aksi.id, Sabtu (7/9/2019), dia mengaku sehari mendapat Rp1-2 juta dari hasil berdagang. Pendapatan itu antara lain untuk menutupi sewa kios ke pengelola jalan tol.

8720197533

“Tiap bulan bayar Rp7 juta. Sudah termasuk air dan listrik. Memang murah banget sih,” ungkapnya didampingi salah seorang pegawainya, Ibu Oyem.

Dia mengaku bersyukur pengelola rest area dan Jasa Marga memberikan kesempatan kepada diri dan tetangganya untuk berusaha di sana.

“Rumahnya di mana, Bu?” tanya BeritaTrans.com dan Aksi.id.

“Ini di sebelah tembok ini,” jawab perempuan, yang sudah 10 tahun membuka warung di rest area tersebut.

Lalu bagaimana boleh-balik rumah ke rest area? “Naek tangga ngelewatin tembok,” cetusnya.

(awe).

loading...

Komentar ditutup.