Angkasa Pura 2

Kondisi Pak Habibie Masih Aman Terkendali

FigurSelasa, 10 September 2019
bj-habibie-sakit_20160305_210458

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Presiden ketiga Republik Indonesia Baharuddin Jusuf Habibie sekarang tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

BJ Habibie mendapatkan perawatan dari tim dokter kepresidenan.

Dari keterangan resmi Ketua Tim Dokter Kepresidenan (TDK) Prof dr Azis Rani, Habibie masuk ke RSPAD Gatot Soebroto sejak Minggu (1/9/2019) lalu.

Sempat beredar kabar yang menyebutkan BJ Habibie meninggal dunia pada Selasa (10/9/2019) dinihari.

Namun, kabar ini dibantah oleh Sekretaris pribadi Habibie, Rubijanto.

Rubijanto menjelaskan, kondisi kesehatan Habibie masih tertangani oleh tim dokter kepresidenan.

“Aman terkendali,” kata Rubijanto kepada Kompas.com, Selasa (10/9/2019).

BJ Habibie ditangani tim dokter spesialis dari berbagai bidang keahlian seperti penyakit dalam, ginjal, dan jantung.

Ketua TDK dr Azis Rani menuturkan, saat ini BJ Habibie tengah berada dalam pengawasan ketat dan harus banyak istirahat.

“Dalam perawatan sekarang diperlukan pengobatan yang komperehensif, mencakup berbagai gangguan organ yang terjadi,” kata dr Azis Rani.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 44 dokter kepresidenan telah disiapkan untuk menangani kesehatan BJ Habibie.

“Jadi ada dokter kepresidenan yang kami koordinasikan berjumlah 44 orang. Sebanyak 34 tim panel ahli, ahli di bidang macam-macam, jantung, otak, dan sebagainya lengkap. Semua spresialis kedokteran lengkap di sana ada 34 orang,” kata Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Jakarta Setya Utama, Senin (9/9/2019) kemarin.

“Kemudian ada dokter pribadi presiden berjumlah 10 orang,” lanjut Setya.

Setya menuturkan, seluruh biaya kesehatan Habibie akan ditanggung pemerintah, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1978 tentang Hak Keunagan atau Administrasi Preiden dan Wakil Presiden serta Bekas Presiden dan Wakil Presiden.

Para presiden dan wakil presiden serta keluarga inti dapat dirawat di sejumlah rumah sakit rujukan utama, seperti RSPAD Gatot Soebroto, RS TNI AU, RS TNI AL, RS Polri, dan RS PMI Bogor.

“Dalam hal ini juga di-cover pemerintah seluruhnya. Pembiayaan di manapun beliau dirawat,” tutur Setya.

loading...