Angkasa Pura 2

Tingkatkan Kinerja di Pelabuhan, Ditjen Hubla Gelar Bimtek Standar Pelayanan dan Operasional

DermagaKamis, 12 September 2019
IMG-20190912-WA0049

IMG-20190912-WA0051

BOGOR (BeritaTrans.com) – Tingkatkan kinerja layanan di pelabuhan, Ditjen Perhubungan Laut gelar Bimbingan Teknis (Bimtek) standsr pelayanan dan operasional.

Kasubdit Pemanduan dan Penundaan Kapal Direktorat Kepelabuhanan Capt. Heru Mariyanto, Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja pelayanan operasional pelabuhan yang diusahakan secara komersial.

“Penyelenggaraan Bimtek ini sebagai upaya Ditjen Perhubungan Laut menjamin kelancaran arus barang, meningkatkan efektivitas kinerja operasional serta mengukur tingkat kinerja pelayanan pengoperasian di pelabuhan yang diusahakan secara komersial,” jelas Capt. Heru di Bogor, Rabu (12/9/2019).

Kinerja pelayanan operasional pelabuhan kata dia, merupakan gambaran kualitas pelabuhan dalam melayani pengguna jasa. Untuk mencapai nilai yang terus meningkat, maka diperlukan indikator penilaian kinerja dalam bentuk standar kinerja yang telah ditetapkan.

Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor HK 103/2/18/DJPL-16 tentang Standar Kinerja Pelayanan Operasional Pelabuhan Pada Pelabuhan yang Diusahakan Secara Komersial yang ditetapkan pada tanggal 12 Juli 2016, memuat tentang nilai standar kinerja pelayanan operasional untuk terminal dan/atau pelabuhan yang diusahakan secara komersial.

IMG-20190912-WA0050

Dengan adanya standar kinerja yang telah ditetapkan, maka setiap terminal dan/atau pelabuhan dapat mengukur kualitas kinerja pelayanan operasionalnya masing-masing.

“Seperti yang kita ketahui bersama salah satu tugas dan tanggung jawab Penyelenggara Pelabuhan adalah menetapkan dan mengevaluasi standar kinerja pelayanan operasional pelabuhan,” ungkapnya.

Kepada Para KSOP diminta menyusun standar kinerja pelayanan operasional pelabuhan dan melakukan evaluasi setiap tahunnya.

Penyusunan standar kinerja berdasarkan Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor HK 103/2/2/DJPL-17 tentang Pedoman Perhitungan Kinerja Pelayanan Operasional Pelabuhan.

“Bersama dengan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) selaku operator pelabuhan, Otoritas Pelabuhan selaku regulator pelabuhan diharapkan dapat menyusun standar kinerja pelayanan operasional pelabuhan yang dapat memacu peningkatan kinerja terminal dan/atau pelabuhan,” urai Capt. Heru.

Dia meyakini, kinerja merupakan instrumen tolak ukur yang sangat dibutuhkan oleh pelabuhan, melalui kinerja tersebut maka perencanaan dan pengembangan pelabuhan dapat diukur. (omy)

Foto: Indi Astono (Humas Ditjen Hubla)

loading...