Angkasa Pura 2

Pilot Nggak Sengaja Tumpahkan Kopi, Pesawat Airbus A330 dengan 337 Penumpang Balik ke Bandara Asal

KokpitJumat, 13 September 2019
thomas_cook_a332_g-tccf_atlantic_190206_1

LONDON (BeritaTrans.com) – Pesawat Condor Airlines dengan 337 penumpang harus kembali balik ke bandara asal.

Insiden itu disebabkan sang pilot tak sengaha menumpahkan kopi di panel kontrol. Hal tersebut terungkap dalam investigasi tim penyelidik Inggris.

Menurut laporan cabang Investigasi Kecelakaan Udara (Air Accident Investigation Branch/AAIB) seperti diwartakan BBC membeberkan, pesawat Airbus A330-243 dari Frankfurt, Jerman, ke Cancun, Meksiko, harus mendarat di Shannon, Irlandia karena panel kontrol audio (ACP) pilot mulai meleleh dan ada asap di dalam kokpit.

Pilot terpaksa menggunakan masker oksigen, tetapi tidak ada korban dalam insiden itu.

AAIB tidak mengidentifikasi perusahaan mana yang mengoperasikan penerbangan tersebut selama kecelakaan yang terjadi pada 6 Februari 2019.

Namun, organisasi nirlaba independen Yayasan Keselamatan Penerbangan mengatakan bahwa insiden itu terjadi dalam penerbangan Condor Airlines. Pesawat tersebut dioperasikan oleh Thomas Cook Airlines.

AAIB tidak mengatakan pilot utama tengah memonitor co-pilot di atas Samudra Atlantik ketika kopi disajikan. Minuman itu diberikan dalam cangkir tanpa tutup, yang menurut AAIB merupakan hal normal bagi perusahaan yang mengoperasikan penerbangan.

Pilot utama menyimpan kopi di atas meja nampannya namun cangkir itu kemudian tersenggol jatuh. Air kopi sebagian jatuh ke paha pilot, namun sejumlah kecil tumpah di panel kontol ACP1 utama.

ACP1 dan lantas ACP2 co-pilot dengan cepat menjadi panas sehingga salah satu tombolnya meleleh. Hal tersebut membuat panel kontrol rusak dan menyebabkan kesulitan komunikasi.

Pilot akhirnya mengambil keputusan untuk mengalihkan penerbangan ke Shannon, dan pesawat mendarat dengan selamat.

AAIB menjelaskan bahwa operator telah mengubah prosedur mereka untuk memastikan bahwa tutup gelas disediakan untuk penerbangan di semua rute, dan awak kabin diingatkan tentang persyaratan untuk menggunakannya.

(fahri).