Angkasa Pura 2

Baru Terbang 20 Menit, Pesawat ATR 72-600 Wings Air dengan 46 Penumpang Balik Lagi ke Nabire

KokpitSabtu, 14 September 2019
pesawat_mendarat_darurat_di_nabire (1)

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Pesawat Wings Air jenis ATR dengan nomor registrasi PKG-WGO rute Nabire – Jayapura mendarat darurat di Bandara Douw Aturure Nabire, Jumat (13/9/2019) pagi, pukul 09.30 WIT.

Pesawat terpaksa kembali karena mengalami kerusakan roda pesawat saat mengudara kurang lebih 20 menit.

Pesawat Wings Air yang dilaporkan membawa 50 orang penumpang itu terpaksa Return To Basic (RTB) ke Bandara Douw Aturure Nabire untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Saat ini pesawat telah dievakuasi dari landasan pacu ke areal parkir Bandara Nabire untuk diperbaiki. Pesawat akan diberangkatkan kembali besok, Sabtu (14/9/2019) pukul 06.00 WIT.

pesawat_wings_airPesawat Wings Air jenis ATR dengan nomor registrasi PKG-WGO rute Nabire – Jayapura, mendarat darurat di Bandara Douw Aturure Nabire, Papua, Jumat (13/9/2019). (Foto: iNews/Chanry Andrew Suripatty)

Salah seorang penumpang, Maria, mengaku terkejut saat mendengar pengumuman oleh kru pesawat yang menginformasikan pesawat mengalami gangguan pada roda depan dan harus kembali ke Bandara Nabire.

“Saya kaget juga tadi, pas sudah terbang kira-kira 20 menit di udara, tiba-tiba ada pengumuman dari kru pesawat bahwa ada kerusakan mesin. Pesawat terpaksa harus kembali ke Nabire,” kata Maria.

Penjelasan Lion Air Group

Maskapai penerbangan Lion Air Group, Wings Air, menjelaskan kronologis kembalinya pesawat yang melayani penerbangan dari Bandara Nabire, Papua (NBX) tujuan Bandara Sentani, Jayapura, Papua, pada Jumat (13/9/2019).

Pesawat akhirnya kembali ke bandara keberangkatan (return to base) sesuai dengan prosedur operasional.

Corporate Communications Strategic Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan pihaknya sebetulnya sudah mempersiapkan penerbangan pesawat bernomor IW-1626 itu dengan baik.

Sebelum diberangkatkan, pesawat ATR 72-600 registrasi PK-WGO telah menjalani pemeriksaan dan pengecekan lebih awal (pre-flight check) dan pesawat tersebut dinyatakan laik terbang (airworthy for flight).

“Kami menyampaikan bahwa layanan penerbangan bernomor IW-1628 pada Jumat yang melayani dari Bandara Nabire, Papua tujuan Bandara Sentani, Jayapura, bahwa dijalankan menurut dengan standar operasional prosedur (SOP),” katanya dalam siaran pers, Jumat (13/9/2019).

Danang menjelaskan, pesawat mengudara pada waktu keberangkatan 09.40 WIT dengan membawa dua penerbang, dua awak kabin serta 46 penumpang.

“Dalam memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan, pilot memutuskan kembali ke bandar udara keberangkatan. Keputusan tersebut sudah sesuai prosedur operasional dikarenakan membutuhkan pengecekan di darat,” jelas Danang.

“Pesawat mendarat normal pukul 10.07 WIT. Pesawat sudah berada di landas parkir [apron], seluruh penumpang dan kru dalam keadaan selamat. Saat ini pesawat menjalani pengecekan lebih lanjut oleh teknisi,” kata Danang lagi.

Dengan kondisi ini, katanya, Wings Air menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul dari penumpang. Wings Air juga sudah menginformasikan kepada seluruh penumpang atas keterlambatan penerbangan dengan memberikan kompensasi serta fasilitas pengembalian dana (refund) atau perubahan jadwal keberangkatan (reschedule) berdasarkan ketentuan berlaku.

Adapun penerbangan IW-1628 akan diberangkatkan hari ini, Jumat, dengan menggunakan pesawat Wings Air lain yang diterbangkan dari Jayapura.

“Wings Air berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik dengan senantiasa mengimplementasi budaya keselamatan dengan mengedepankan mengutamakan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan. Wings Air akan meminimalisir dampak yang timbul, agar operasional Wings Air lainnya tidak terganggu,” jelasnya.

(dien/sumber: inews.id/foto: iNews/Chanry Andrew Suripatty)