Angkasa Pura 2

Terminal 2 Traveloka, Nama Baru di Bandara Soekarno-Hatta

BandaraSabtu, 14 September 2019
IMG_20190914_185316

TANGERANG (BeritaTrans.com) – Fasilitas terminal di Bandara Soekarno-Hatta ada nama baru: Terminal 2 Traveloka.

Berdasarkan rilis yang diterima detikcom dari Traveloka, Sabtu (14/9/2019) atas kolaborasi PT Angkasa Pura II dan Traveloka, terminal 2 merubah nama menjadi Terminal 2 Traveloka.

Hal ini menjadikan Bandara Soetta sebagai airport kolaboratif pertama di dunia. Traveloka berencana untuk memberikan insporasi dan pengalaman pengguna dengan berkolaborasi dengan pengunjung bandara.

“Kami memiliki misi untuk memperkaya kehidupan seseorang dengan pengalaman dan traveling adalah salah satu cara untuk mewujudkan hal tersebut. Dalam waktu dekat, para pengunjung bandara akan kami ajak untuk kolaborasi memberikan masukan, ide, serta terlibat langsung dalam pengembangan konsep “Gateway to Experiences,” ujar Dionisius Nathaniel, CMO Transport Traveloka.

Dengan kerja sama ini, Traveloka tidak hanya menjadi perusahaan untuk memiliki hak penamaan. Tetapi juga hak untuk menyediakan berbagai pelayanan dan instalasi kepada pengguna jasa.

Nantinya, secara bertahap Traveloka juga akan memberikan sejumlah pelayanan eksklusif. Seperti lounge, check-in counter khusus dan sejumlah layanan lainnya.

Citilink ke Terminal 2

Aebelumnya operasional maskapai Citilink dipindahkan sementara ke Terminal 2 Domestik Bandara Internasional Soekarno-Hatta mulai Kamis (15/8) dikarenakan tengah dilakukan revitalisasi di Terminal 1C.

“Menyusul revitalisasi yang dilakukan itu, operasional penerbangan rute domestik Citilink di Bandara Internasional Soekarno-Hatta mulai besok dipindah dari Terminal 1C ke Terminal 2 Domestik,” kata Pelaksana Harian Senior Vice President Coporate Secretary PT Angkasa Pura II (Persero) Achmad Rifai dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

Rifai mengatakan proses keberangkatan dan kedatangan penumpang Citilink pun seluruhnya dilakukan melalui Terminal 2 Domestik.

Untuk itu, persiapan perpindahan Citilink telah dilakukan dengan baik sehingga diyakini bisa berjalan lancar.

“Persiapan dan sosialisasi sudah dilakukan, termasuk oleh Citilink. Kami yakin perpindahan dapat berjalan dengan lancar dan tidak mengganggu operasional penerbangan,” jelas Rifai.

Ia juga mengimbau juga agar penumpang pesawat juga lebih awal tiba di bandara agar dapat memproses penerbangan dengan lancar.

Jumlah penumpang Citilink di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 2018 untuk rute domestik mencapai 5,91 juta penumpang, sementara itu, untuk rute internasional tercatat 91.478 penumpang.

Adapun, jumlah penerbangan Citilink di rute internasional dan domestik sepanjang tahun lalu sebanyak 40.820 penerbangan.

Saat ini di Bandara Internasional Soekarno-Hatta juga telah dioperasikan Skytrain yang menghubungkan Terminal 1, 2 dan 3 sehingga mempermudah perpindahan penumpang pesawat dan pengunjung bandara.

Perpindahan Citilink ke Terminal 2 Domestik ini menyusul dilakukannya revitalisasi di Terminal 1 secara bertahap mulai besok.

Tahap pertama, revitalisasi dilakukan di Terminal 1C, kemudian Terminal 1B dan 1A.

“Revitalisasi yang dilakukan untuk menambah kapasitas Terminal 1 dari saat ini 9 juta penumpang menjadi 18 juta penumpang per tahun. Selain itu, revitalisasi juga dilakukan agar terminal dapat lebih nyaman dengan dilengkapi berbagai layanan digital,” jelas Achmad Rifai.

Beberapa layanan berbasis digital yang ada di Terminal 1 nantinya adalah smart baggage, lalu iMATE Lounge (i-Millennial Airport Travel Experience Lounge), Game Station, Digital Wayfinding, self check-in kioks, dan lain sebagainya.

Adapun selain Citilink hi yang berpindah terminal, maskapai Airfast dan Trigana juga memindahkan operasional dari Terminal 1C ke Terminal 1B.

(omy).