Angkasa Pura 2

Bareng ICAO Trainair Plus, STPI Sukses Gelar Diklat Manajemen Keselamatan Penerbangan

Kokpit SDMSenin, 16 September 2019
8162019103748

SEKOLAH Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug sukses menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Keselamatan Penerbangan Berstandar Internasional. Diklat bernama “Safety Management for Practitioner (SMxP)” ini dilaksanakan bekerja sama dengan ICAO Trainair Plus di The Anvaya Beach Resort Bali Hotel pada 9-13 September 2019.

ICAO Trainair Plus merupakan jaringan pelatihan kerja sama global dari organisasi pelatihan penerbangan sipil dan mitra industri yang bekerja sama untuk mengembangkan dan memberikan kursus pelatihan berbasis kompetensi (ICAO, 2014).

Diklat SMxP dibuka oleh Kepala Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kementerian Perhubungan Ir. Umiyatun Hayati Triastuti, M.Sc.

816201910393

816201910382

Pelatihan diikuti oleh 21 peserta dari Direktorat Navigasi Penerbangan (DNP), Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKU-PPU), SKK Migas, PT Dirgantara Indonesia, Otoritas Bandara Wilayah IV Bali, Airnav Indonesia, dan STPI Curug.

Sebagai pengajar dalam pelatihan ini adalah Mr. Punya Raj Shakya selaku ICAO SMS Expert. Materi pelatihan mencakup Hazard Identification, Hazard Analysis, Risk Assessment, Change Management, Safety Reporting & Investigations, dan Safety Performance Monitoring.

Kepala BPSDMP menyatakan, berkembangnya industri dan teknologi dirgantara telah mendorong semua pihak yang terlibat dalam dunia penerbangan untuk dapat mengedepankan faktor keselamatan pada tingkat yang lebih tinggi dari sebelumnya.

Untuk mencapai hal itu, Sumber Daya Manusia Penerbangan harus kompeten, berkualitas, prima, profesional, dan beretika dalam menyelenggarakan transportasi yang andal serta berorientasi zero accident.

“Zero accident tidak hanya berupa retorika wacana dalam benak setiap insan penerbangan, namun perlu diimplementasikan dalam tindakan nyata demi terciptanya operasi penerbangan yang aman, selamat, dan efisien,” ujar Kepala BPSDMP.

Hadir dalam acara pembukaan ini adalah Mr. Punya Raj Shakya sebagai ICAO SMS Expert, Kepala Otoritas Bandara Wilayah IV Bali, Direktur Navigasi Penerbangan (diwakili), Direktur Politeknik Transportasi Darat Bali (diwakili), Widyaiswara Utama Agus Susanto, Kepala PPSDMPU, Ketua STPI Curug, Direktur Navigasi Penerbangan, dan para peserta Diklat Safety Management for Practitioners (SMxP).

Sementara itu Ketua STPI Curug Capt. Novyanto Widadi, S.AP, M.M., saat menutup Diklat SMxP di tempat yang sama pada 13 September 2019 menyatakan, Diklat SMxP ICAO Trainair Plus merupakan yang pertama diselenggarakan oleh STPI Curug.

Ketua STPI berpesan, STPI harus terus berusaha meningkatkan kualitas pelatihan dan layanan kepada peserta sehingga dalam pelatihan di masa depan dapat lebih menangkap pasar internasional.

Di akhir sambutan, Ketua STPI menyampaikan penghargaannya kepada para pemangku kepentingan (stakeholders) yang telah mempercayakan karyawan mereka mengikuti pelatihan Manajemen Keselamatan untuk Para Praktisi ini.

“Semoga para peserta yang telah menyelesaikan pelatihan ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam manajemen keselamatan di lembaga masing-masing,” ujar Capt. Novyanto Widadi.

loading...