Angkasa Pura 2

Pertama Kali Dilakukan, Bandara Soekarno Hatta Kerja Sama Co-branding di 2 Terminal

BandaraSenin, 16 September 2019
Articles_Img_UploadedBy_SKP_PST_16_05_2017_10_17_47

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Pertama kali dilakukan gebrakan di bandara kelolaan PT Angkasa Pura II, Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjalin kerja sama co-branding di dua terminalnya.

Kerja sama co-branding ini yakni dengan Pegipegi dilakukan di Terminal 1 dan Traveloka di Terminal 2.

Executive General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta Agus Haryadi menyatakan, kerja sama co-branding dengan Pegipegi dan Traveloka berlangsung untuk periode tertentu serta hanya terkait aspek komersial, bukan operasional.

“Ini artinya seluruh kegiatan operasional bandara dan kewenangannya tetap melekat di Angkasa Pura II,” ujar Agus, Senin (16/9/2019).

Kerja sama co-branding ini dapat semakin memperkuat brand equity dari masing-masing pihak.

“Masing-masing pihak yakni Soekarno-Hatta, Pegipegi dan Traveloka memiliki nama besar, dan kami yakin kerja sama ini akan saling menguntungkan bagi seluruh pihak termasuk para penumpang pesawat,” jelasnya.

Melalui kerja sama ini, Pegipegi dan Traveloka dapat memanfaatkan ruang komersial di terminal untuk memperkenalkan produknya dengan mendapat persetujuan dari Angkasa Pura II.

“Pegipegi dan Traveloka dapat memaanfaatkan 80% dari ruang komersial yang ada di terminal. Kerja sama ini juga tidak berdampak pada berubahnya nama terminal, hanya saja Pegipegi dan Traveloka memiliki hak penamaan di belakang nama terminal untuk dicantumkan misalnya di signage,” imbuh dia.

Agus mengatakan, model kerja sama co-branding seperti ini sudah lazim diterapkan di sektor pelayanan publik terutama di luar negeri. Di dalam negeripun sudah ada kerjasama serupa.

“Ya memang kalau di Indonesia belum banyak, dan ini masih tergolong baru, tapi setidaknya sudah ada beberapa tempat di Jakarta”.

Strategi co-branding ini merupakan salah satu upaya dalam memanfaatkan aset secara maksimal untuk meningkatkan brand equity dan turut berkontribusi dalam peningkatan pendapatan.

Bandara Internasional Soekarno-Hatta merupakan bandara tersibuk dan terbesar di Indonesia. Memiliki 3 terminal dengan pergerakan penumpang 60-70 juta orang setiap tahunnya. (omy)