Angkasa Pura 2

Alamak! Kereta Melintasi Lokasi Pesta Pernikahan

EmplasemenSelasa, 17 September 2019
Screenshot_20190917_055306

BEKASI (BeritaTrans.com) – Serem, horor, entah apalagi sebutannya. Pesta pernikahan digelar di samping rel kereta. Tamu harus menyingkir ketika kereta PT KAI melintas.

Screenshot_20190917_055238

Screenshot_20190917_055247

Screenshot_20190917_055255

Video kereta api lewat di resepsi pernikahan itu viral di media sosial. Belum diketahui apakah video itu fakta atau hanya editan.

Komisaris PT Kereta Api Indonesia (KAI), Cris Kuntadi, saat dikonfirmasi BeritaTrans.com dan Aksi.id, mengemukakan sudah mengecek tentang video itu ke Direktur Keselamatan PT KAI.

Menurut Cris, Direktur Keselamatan mengkonfirmasi pernikahan kejadian di Balai Yasa Jogjakarta.

“Besok saya akan memimpin rapat koordinasi dengan KNKT, DJKA, & KAI bahas pengelolaan perlintasan sebidang,” tutur mantan Inspektur Jendela Kementerian Berhubungan itu kepada BeritaTrans.com dan Aksi.id, Selasa (17/9/2019).

Sebuah video berdurasi 44 detik dibagikan akun Twitter @RecehinAja dan Instagram @drama.kereta, dalam video tersebut terlihat sebuah tenda pernikahan yang didirikan di sebelah rel kereta api.

Tak hanya itu, beberapa tamu undangan yang terdiri dari orang dewasa dan anak-anak pun terlihat duduk dengan santai di pinggir rel.

Detik berikutnya, sebuah kepala kereta api melintas, untungnya kereta tersebut melintas dengan kecepatan yang relatif pelan.

Kendati demikian, lokasi dipasangnya tenda pernikahan tersebut sangat berbahaya karena bersebelahan langsung dengan rel kereta api.

Beberapa warganet pun meninggalkan tanggapan di kolom komentar.

@danangtrump: Itu masinisnya dirusuh “makan sek lek” (makan dulu, om).

@ranggajulians: Bahaya, ngeri keserempet apalagi banyak anak kecil.

Malah di tengah rel

Sebelumnya akun Instagram @newdramaojol.id memposting video suasana pesta pernikahan yang diadakan di rel kereta api.

Screenshot_20190917_060641

Screenshot_20190917_060620

Video unik ini diunggah pada Selasa (17/7/2018).

Dari video tersebut, bisa dilihat kursi tamu dijajarkan di pinggir rel.

Sementara, pelaminan tempat pengantin duduk didirikan tepat di tengah rel.

Saat pesta berlangsung, terlihat ada lokomotif bergerak di rel tersebut.

Melihat adanya keramaian di tengah rel, lokomotif tersebut berhenti dan mundur perlahan.

Video tentang hajatan di tengah rel kereta api inipun mengundang pro dan kontra netizen.

Kebanyakan mereka takjub dengan momen epik ini.

“Kalau jalan kampung, jalan raya udah biasa di tutup buat orang hajatan :v sekarang mulai coba tutup rel kereta, besok2 jalur pesawat juga mulai di tutup buat hajatan,” komentar akun @lee.sy_.

“Emang cinta mah merubah segalanya.. hahaha,” kata akun @jat_diningrat.

“Lama lagi ada yang nikah tengah laut. Tendanya dari ujung selat sunda sampe ujung selat china. Biar kapal ga bisa lewat…” tulis akun @rudiirawan507G .

Kejadian unik inipun terdengar juga oleh PT Kereta Api Indonesia (PT KAI).

Rupanya peristiwa ini terjadi di Yogyakarta.

Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Agus Komarudin mengatakan, peristiwa ini terjadi beberapa tahun lalu di sekitar bengkel lokomotif Balai Yasa di Yogyakarta.

(BACA JUGA: Inilah Selebritis Pilihan Masyarakat Korea untuk Makan Bareng dan Habiskan Waktu Bersama saat Musim Panas!)

“Informasi bahwa kegiatan tersebut terjadi sudah beberapa tahun lalu.”

“Untuk lokasinya itu di sekitar Balai Yasa di Yogyakarta,” kata Agus seperti dikutip dari Kompas.com, Rabu (18/7/2018).

Ia menyebutkan, jalur yang digunakan merupakan jalur buntu dan tidak dilalui lokomotif.

“Adapun jalur yang digunakan oleh warga untuk kegiatan tersebut merupakan jalur buntu, dan tidak dilalui lokomotif yang akan dan sedang proses perbaikan atau perawatan,” ujar Agus.

Sementara lokomotif yang pada video itu terlihat bergerak merupakan lokomotif yang sedang parkir.

“Itu penampakan lokomotif sedang parkir,” kata dia.

Agus menekankan, PT KAI melarang kegiatan di sepanjang rel kereta api meski jalur tersebut merupakan jalur buntu.

“Setelah ada kegiatan tersebut, beberapa waktu lalu sudah diimbau, dilarang melakukan aktivitas apa pun di atas jalur KA meskipun jalur tersebut tidak dilalui KA atau buntu,” tambah dia.

Ia mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan aktivitas di sepanjang rel kereta api.

“Kami mengimbau kepada warga yang tinggal di pinggiran rel kereta agar menghindari atau melakukan aktivitas apapun di sepanjang jalur kereta api.”

“Ini untuk keamanan dan keselamatan perjalanan KA dan masyarakat.”

“Sebagaimana tertuang dalam UU No 23 tahun 2007 tentang perkeretaapian,” tandasnya. (Sumber: suara.com dan tribunnews.com).

loading...