Angkasa Pura 2

DI FGD ITL Trisakti, Balitbanghub: Tongkang Bermesin akan Alihkan Pengangkutan Kontainer dari Truk

Dermaga Energi Koridor LitbangRabu, 18 September 2019
8182019125852

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan (Balitbanghub) Kementerian Perhubungan telah memfinalisasi riset penyediaan transportasi alternatif untuk mengalihkan pengangkutan kontainer dari truk.

Saat Focus Group Discussion (FGD) bertema “Assesing Greenhouse Gas Impacts of Transport Policies” yang diselenggarakan Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisakti, Jakarta, Rabu (18/9/2019), Kepala Balitbanghub Sugihardjo mengemukakan riset itu digelar karena fakta kengganan pemilik barang dalam pengiriman logistik dari truk ke kapal.

Keengganan itu, dia mengutarakan karena biaya lebih mahal, perjalanan lebih lama serta panjang dan lamanya proses nongkar muat logistik.

Hasil riset, dia mengungkapkan salah satu transportasi alternatif pengangkuran logistik adalah penyediaan tongkang bermesin (motorized container barge).

“Satu tongkang didesain khusus dengan kapasitas 600-1.000 TEUs. Bila motorized container barge 1.000 TEUs berarti dapat memindahkan 1.000 kontainer 20 feet yang biasa diangkut dengan 500 truk yang mengangkut dua kontainer masing-masing 20 feet,” jelas mantan Sekjen Kementerian Perhubungan tersebut.

design yg ekonomis 600 – 1.000 teus

bila motorized container barge 1.000 teus; berarti dapat memindahkan 1.000 kontainer 20 feet yg biasa di angkut dgn 500 truk yg mengangkut 2 kontainer 20 feet.

Tongkang seperti itu, Sugihardjo mengutarakan dapat berkecepatan sekitar 12 knot, mengangkut lebih banyak kontainer, bertarif lebih murah, dan dapat sandar di dermaga yang tak terlalu panjang.

Penyediaan transportasi alternatif tersebut, dia meyakini akan menarik pemilik barang untuk mengalihkan pengiriman kontainer dari truk ke tongkang. “Karena scale of economic-nya lebih menarik,” cetusnya.

(awe).

loading...