Angkasa Pura 2

Penerbangan Rute Solo-Kuala Lumpur Kembali Dioperasikan, Bidik Wisatawan dan TKI

Bandara Destinasi KokpitSenin, 23 September 2019
Peresmian penerbangan rute Solo-Kuala Lumpur. (ist)

SOLO (BeritaTrans.com) – Lama dihentikan, penerbangan Solo-Kuala Lumpur Malaysia kembali beroperasi. Jika dulu penerbangan ke Negeri Jiran dilayani maskapai Air Asia, kini giliran Malaysia Airlines yang akan mengudara. Penerbangan perdana menggunakan pesawat 737 seri 800, diresmikan Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Zainal Abidin Bakar di Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo, Minggu (22/9) malam.

Zainal berharap dengan penerbangan tersebut rakyat Malaysia dan Indonesia bisa terus berinteraksi. Investasi diharapkan juga terus tumbuh dan berkembang, terutama di bidang pariwisata, perdagangan dan pendidikan.

“Harapan kita penerbangan ini semakin ramai, rakyat Indonesia dan Malaysia bisa terus berinteraksi. Sehingga pariwisata kedua belah pihak terus berkembang,” ujarnya.

Zainal menuturkan, saat ini investasi negaranya di Provinsi Jawa Tengah mencapai USD 320 juta. Warga Malaysia yang menempuh pendidikan di Jawa Tengah juga cukup banyak, yakin 700 orang.

Rakyat Malaysia juga merupakan wisatawan terbesar di Jawa Tengah sebanyak 66 ribu orang.

“Pembukaan rute Kuala Lumpur-Solo (PP) ini sangat natural. Kami berharap kerja sama ini bisa ditingkatkan di masa mendatang,” katanya.

Zainal menyampaikan, pihaknya menyambut baik dengan perkembangan ekonomi di Jawa Tengah. Sehingga negaranya berniat meningkatkan nilai investasi dan memilih Jawa Tengah sebagai destinasi pertama.

“Jawa Tengah ini punya potensi yang sangat baik. Apalagi sekarang didukung penerbangan Solo-Kuala Lumpur,” katanya lagi.

Zainal berjanji akan membantu mempromosikan potensi wisata di Solo dan Jawa Tengah ke Malaysia. Demikian juga sebaliknya. Ia juga berharap kedua belah pihak juga saling mempromosikan destinasi yang dimiliki.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo, Abdullah Usman mengemukakan, penerbangan Solo-Kuala Lumpur untuk tahap awal akan dilayani pada hari Rabu dan Minggu.

“Penerbangan awal seminggu dua kali. Mulai Oktober nanti, jumlah penerbangan kita tingkatkan menjadi 4 kali dalam seminggu. Jadi nanti Rabu, Minggu, Senin dan Jumat,” terangnya.

Usman menambahkan, untuk waktu penerbangan sementara dilayani pada malam hari, karena menyesuaikan slot di Kuala Lumpur. Ke depan ia akan mengupayakan agar bisa dilayani pada pagi hari. Ia menjelaskan, pada penerbangan perdana kali ini jumlah penumpang mencapai 134 orang dari 180 kursi yang tersedia.

“Kita optimis rute ini akan ramai. Banyak TKI (tenaga kerja Indonesia), jemaah umrah, pelajar, dan perdagangan yang membutuhkan rute ini,” pungkasnya. (ds/sumber merdeka)

loading...