Angkasa Pura 2

Wuling Motors Indonesia: Seluruh Target 2019 Sudah Tercapai

Ekonomi & Bisnis OtomotifKamis, 26 September 2019
875562_720

CIKARANG (BeritaTrans.com) – Brand Manager Wuling Motors Indonesia, Dian Asmahani, mengklaim bahwa target perusahaannya kini sudah tercapai di tahun 2019. Itu semua tak lepas dari kegiatan ekspor Wuling Almaz ke tiga negara, yakni Thailand, Brunei Darussalam, dan Fiji.

“Pabrik udah, jaringan penjualan udah, produk udah. Jadi memang target kami tahun ini sudah terlaksana dengan melakukan ekspor ke negara tetangga,”ujar Dian di pabrik Wuling Motors Indonesia di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Rabu 25 September 2019.

“Kami belum setting secara spesifik untuk target penjualan berapa,” kata Dian. Sebab, lanjut dia, Wuling Motors Indonesia memang lebih memprioritaskan pembangunan brand dan lokalisasi di Indonesia.

“Kami baru dua tahun, buat kami memang terlalu dini untuk setting target yang terlalu agresif. Kami lebih ingin membesarkan Wuling dan memantapkan pondasi,” ujarnya.

Adapun jumlah dealer WMI saat ini diakui Dian baru sebanyak 100 unit. Namun perusahaan yang belum genap berusia 3 tahun ini menargetkan hingga akhir tahun bisa membangun dealer menjadi 120 unit.

“Yang lain masih dalam proses, target sampai akhir tahun itu sekitar 110 sampai 120 dealer,” ujarnya.

Sebagai tambahan, WMI mengekspor Wuling Almaz ke Thailand, Fiji, dan Brunei Darussalam menggunakan merek Chevrolet Captiva. Secara garis besar, mobil SUV ini tidak berbeda jauh dengan Almaz yang dipasarkan di Indonesia.

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto mengapresiasi langkah yang ditempuh WMI, Sebab, pabrikan yang belum genap tiga tahun di pasar otomotif tanah air ini sudah bisa memghasilkan produk yang dipercaya di luar negeri.

“Kami apresiasi sesuai dengan apa yang sering disampaikan Presiden, bahwa kita mengutamakan ekspor dan basisnya investasi. Sekali lagi dibuktikan dengan ekspor ke Thailand,”kata Airlangga di sela-sela peresmian ekspor di pabrik Wuling di Cikarang, Rabu, 25 September 2019.

Ekspor ini membuktikan kata Airlanggam bahwa Indonesia memiliki daya saing di industri otomotif. Terlebih menurut dia, Wuling Motors Indonesia membawa merek General Motors.

“Indonesia bisa menjadi basis GM di ASEAN dan ini membuktikan industri otomotif kita bagus,”ujarnya. [dan/tempo.co/foto: ist]