Angkasa Pura 2

Singapura Mulai Bangun Pelabuhan Peti Kemas Canggih Terbesar di Dunia

DermagaJumat, 4 Oktober 2019
sigapura

SINGAPURA (BeritaTrans.com) – Singapura terus mengukuhkan diri sebagai transhipment dan pelabuhan peti kemas terbesar di dunia.

Hal itu ditandai dengan mulai dibangunnya Tuas Megaport yang berkapasitas dua kali lipat dari kapasitas pelabuhan yang ada saat ini, yakni 36 TEUs (setara dengan peti kemas 20 feet).

“Tuas Megaport dirancang untuk menangani 65 juta TEUs, tetapi saya yakin PSA bisa mengelola sedikit lebih banyak dari itu jika kita bekerja keras,” kata Perdana menteri Singapura Lee Hsien Loong pada peletakan batu pertama pembangunan Tuas Megaport ini, Kamis (3/10/2019).

Jika beroperasi tahun 2040 nanti, Tuas Megaport akan menjadi pelabuhan peti kemas baru ini akan menjadi pelabuhan full otomatik terbesar di dunia.

Kapasitas Tuas Megaport ini akan menggantikan berbagai fasilitas beberapa pelabuhan yang ada di Singapura, yakni Tanjong Pagar, Pasir Panjang, Keppel, dan Pulau Brani.

Di antara inovasi yang akan ditampilkan Tuas Megaport adalah armada kendaraan tanpa pengemudi dan sepenuhnya digerakkan oleh listrik untuk mengangkut kontainer antara dermaga dan terminal.

Saat ini teknologi tersebut sedang diuji di terminal Pasir Panjang dan kendaraan angkut ini memiliki jejak karbon 25 persen lebih kecil dari kendaraan konvensional.

Sementara itu, crane gantry yang dipasang di rel otomatis yang juga sepenuhnya digerakkan listrik, menggunakan kamera dan sensor laser untuk presisi sehingga operator hanya perlu mengawasi derek dan crane dari jarak jauh.

Chairman PSA Internasional Peter Voser mengatakan, Tuas Megaport memberi kesempatan kepada operator pelabuhan untuk “menyegarkan dan menata kembali” kemampuan mereka.(ahmad/tribun.id)