Angkasa Pura 2

Sempat Tutup 2 Hari Akibat Aspal Landas Pacu Retak, Bandara Samarinda Normal Lagi

Bandara KokpitSelasa, 8 Oktober 2019
Bandara Samarinda, Kaltim. (ist)

SAMARINDA (BeritaTrans.com) – Penerbangan di Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda, di Kalimantan Timur, Selasa (8/10) ini normal lagi. Dua hari sebelumnya, bandara sempat ditutup akibat kerusakan aspal taxiway alias aspal landas pacu retak.

Batik Air register PK-LUH dengan nomor penerbangan ID6692 dari Yogyakarta (YIA) berhasil mendarat mulus di Samarinda (AAP), pukul 09:40 Wita tadi. Sementara, Batik Air PK-LUG ID6671 juga berhasil terbang ke Jakarta (CGK).

“Mulai jam 7 pagi ini tadi, sesuai jam operasional bandara, bandara kembali beroperasi normal,” kata Kasi Pelayanan dan Operasi Bandara APT Pranoto Samarinda Rora Ardian dalam keterangannya, Selasa (8/10).

Dia memastikan, perbaikan kerusakan aspal taxiway sudah rampung. Kendati demikian, pagi tadi, runway sempat terkendala jarak pandang akibat kabut pagi hari.

“Sempat 800 meter, dari jarak minimal 5.000 meter. Jadi, karena di bawah minimal, sempat tidak diizinkan untuk operasi penerbangan,” ujarnya.

Penutupan operasional bandara, akibat kerusakan aspal runway, berdampak besar bagi penerbangan. Senin (7/10) kemarin, tercatat ada 42 penerbangan terdampak. Baik menuju dan dari Samarinda. Sebanyak 18 diantaranya, terpaksa dibatalkan.

Diketahui, retaknya taxiway, merupakan kejadian ketiga kalinya. Pertama, pada 16 Maret 2019, disusul kejadian kedua 2 Oktober 2019. Sementara kejadian ketiga, aspal taxiway kembali diketahui retak Minggu (6/10) siang, kurang dari sepekan perbaikan tanggal 2 Oktober 2019. (ds/sumber antara)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari