Angkasa Pura 2

Kemenhub Komit Wujudkan Perkeretaapian Andal

EmplasemenKamis, 10 Oktober 2019
IMG-20191010-WA0041

BOGOR (BeritaTrans.com) – Kementerian Perhubungan cq Ditjen Perkeretaapian komit wujudkan perkeretaapian andal. Salah satu cara untuk meningkatkan layanan dengan melakukan koordinasi yang baik antara regulator dan operator perkeretaapian di Indonesia.

“Mewujudkan perkeretaapian yang andal, tentunya didukung oleh berbagai aspek, dimana salah satu yang penting adalah prasarana yang digunakan. Dalam mengelola prasarana, dibutuhkan koordinasi dari semua pemangku kepentingan,” jelas Direktur Prasarana Perkeretaapian Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Heru Wisnu Wibowo, di Sentul, Bogor, Kamis (10/10/2019).

Pernyataan Heru disampaikan disela membuka kegiatan “Rakornis Bidang Prasarana Perkeretaapian Tahun 2019 ”.

Tujuan dilaksanakannya Rakornis Prasarana Perkeretaapian ini untuk koordinasi antara regulator dan operator perkeretaapian di Indonesia dalam melaksanakan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.

“Diharapkan dengan koordinasi ini tercipta sinergitas penyelenggaraan prasarana perkeretaapian, sehingga terwujud perkeretaapian yang andal,” ungkapnya.

Menurutnya, KA sebagai transportasi massal memiliki kelebihan diantaranya mengurangi kemacetan, menekan polusi udara, tepat waktu, dan juga mampu menjawab tuntutan masyarakat modern yang membutuhkan transportasi yang aman dan nyaman.

Sebagai insan yang berkecimpung di bidang perkeretaapian, baik sebagai regulator maupun operator, tanggung jawab, peran aktif, dan upaya maksimal dibutuhkan untuk menjawab tantangan terwujudnya perkeretaapian yang andal serta dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Menyikapi serta menjawab tantangan dan kebutuhan tersebut, mari bersama-sama berupaya maksimal dalam meningkatkan sinergitas dan kinerja dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan transportasi perkeretaapian yang efektif, efisien dan tepat sasaran sesuai dengan target-target yang telah kita tetapkan,” ujar Heru.

Dia berharap rakornis ini dapat menghasilkan kesepakatan dan poin yang nyata, solutif serta dapat diimplementasikan di lapangan. (omy)

loading...