Angkasa Pura 2

Menhub: Level of Service dan Safety KA Cepat Harus Excellent!

EmplasemenKamis, 10 Oktober 2019
IMG_20191010_193129

IMG_20191010_185313

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) Jakarta-Bandung kerja sama pendidikan dan penelitian untuk kompetensi sumber daya manusia (SDM).

“Untuk menjadi operator butuh kompetensi dan SDM nya perlu disertifikasi,” jelas Budi Karya di Jakarta, Kamis (10/10/2019) petang.

Menurutnya kereta (KA) cepat ini hal baru di Indonesia, untuknya harus sama-sama belajar baik Kemenhub sebagai regulator maupun KCIC sebagai operator.

“Untuknya nanti akan dilakukan pendidikan misalnya di Cina atau Eropa untuk memahami lebih jauh pengoperasian KA cepat,” ungkapnya.

Budi Karya menyampaikan bahwa telah menugaskan Sekretaris Jenderal Kemenhub Djoko Sasono untuk mengawal kompetensi SDM.

Lebih jauh, Kemenhub juga harus meneliti tentang KA cepat di Indonesia, dengan iklim dan sosial budaya seperti ini, apa yang harus dilakukan, adaptasi, apakah itu berkaitan dengan pembuatan sarana dan pra sarana, maupun TOD.

“Pasti ada hal-hal yang baru yang harus disesuaikan,” kata dia.

Dia juga menyatakan bahwa dalam pengerjaan KA cepat harus berhati-hati. Mengerjakan dengan cermat, berkoordinasi dan upaya-upaya melakukan pengawalan secara ketat in sya Allah ini bisa berjalan.

“Kita ingin level of service dan level of safety yang diberkan oleh KA cepat ini harus excellent,” pungkas Budi Karya. (omy)

loading...