Angkasa Pura 2

Titip Motor di Sekitar Stasiun Bekasi, Seharian Rp6.000, Tambah Nginap Rp12.000

Emplasemen KoridorKamis, 10 Oktober 2019
910201914436

BEKASI (BeritaTrans.com) – Secara tradisional, lahan park and ride telah lama tersedia di Kota Bekasi, termasuk di sekitar Stasiun Bekasi.

Banyak lokasi menyediakan tempat untuk penitipan motor bagi kalangan komuter. Titip kendaraan di sana, lalu naik KRL. Pulangnya setelah turun dari KRL, mengambil kembali motor tersebut.

Salah satu lokasi penitipan motor terbilang favorit adalah “Pendawa.” Letaknya tepat di depan pintu masuk halaman parkir selatan Stasiun Bekasi, Jalan Perjuangan, Bekasi Utara.

9102019144316

9102019144325

Usaha ini dikelola langsung oleh pemiliknya, Yogi (63), sejak tahun 2011. Sebelumnya tempat itu merupakan bengkel motor milik keluarga pria tersebut.

Yogi awalnya fokus pada bengkel motor dan penitipan dikelola oleh anak buah. Tetapi karena penitipan semakin hari semakin ramai dan bengkel semakin sepi, ia memutuskan untuk konsentrasi menjalankan jasa penitipan motor dengan menyulap rumah sekaligus bengkel menjadi ruang tanpa sekat untuk menampung banyak sepeda motor. Tempat ini juga merupakan rumah untuk ia tinggal bersama istri dan tiga anaknya.

Dia mengenakan tarif penitipan motor Rp6 ribu per hari. Jika motor menginap sehari maka biaya menjadi Rp.12 ribu. “Tapi kalau motor gede Rp10 ribu per harinya, dari jam 6.00 sampai jam 22.00,” tuturnya kepada BeritaTrans.com dan Aksi.id, kemarin.

Dari bangunan 270 meter persegi dengan kapasitas 300 motor, dalam sehari Yogi mengaku mampu meraup laba bersih hingga Rp1,5 juta, dengan rata-rata 250-280 motor per hari.

Untuk keamanan, Yogi memberikan tiket khusus yang telah dicatat nomor plat dan tanggal serta jam pertama motor dititipkan. Jika tiket hilang maka si pemilik motor wajib menunjukkan STNK dan membayar denda tambahan sebesar Rp10ribu.

Pengguna jasa penitipan sepeda motor, Yanti, mengatakan “saya tidak menggunakan jasa parkir di dalam stasiun karena di sana mahal. Kalau di sini jelas sudah Rp6 ribu seharian.”

Tarif parkir resmi di stasiun yaitu seharga Rp2ribu untuk 1 jam namun tambah Rp2ribu untuk jam berikutnya dengan mencapai biaya maksimal Rp8ribu per hari, namun biaya nginap sepeda motor adalah Rp.15ribu ditambah Rp8ribu jadi total Rp23ribu.

Tempat Yogi ini benar-benar strategis. “Di sini langsung masuk ke stasiun tidak payah jauh-jauh lagi jalan kaki, tu langsung ke pintu(sambil nunjuk ke arah gerbang masuk stasiun.”kata seorang pelanggan yg bernama Iwan.

Selain menyediakan tempat Yogi juga menjual berbagai minuman ringan. Ia juga berharap tidak ada pihak yang mengganggu tempat usahanya itu dan usaha semakin nyaman.

(fahmi).

loading...