Angkasa Pura 2

Transportasi di Ibukota Baru, Mulai dari Jalan Kaki, Sepeda, KA, hingga Angkutan Sungai

Bandara Dermaga Emplasemen KoridorKamis, 10 Oktober 2019
IMG_20191010_103225

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Banyak rencana yang akan dilaksanakan untuk transportasi di Ibukota Baru di Kalimantan Timur, menjadikan konektivitas yang lebih baik lagi.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan ada beberapa wacana yang akan dilaksanakan, mulai dari berjalan kaki karena dekatnya satu titik ke titik lainnya, sepeda, kereta api (KA), dan angkutan sungai.

“Untuk angkutan KA sepanjang 30-40 km memang akan dibangun karena saat ini belum ada untuk angkutan massal,” tutur Menhub di Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Sedangkan untuk angkutan sungai dan danau juga menjadi perhatian, mengingat luasnya dua area perairan tersebut di Kalimantan Timur.

Nantinya diproyeksikan ada bua air dan kendaraan ampibi untuk dapat melayani angkutan air selain pelayaran di laut yang saat ini sudah eksisting.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Sugihardjo menambahkan bahwa pihaknya telah meneliti terkait rencana moda transportasi yang akan direalisasikan di Ibukota baru.

“Diantaranya pengembangan penerbangan, pelayaran, angkutan penyeberangan, KA, dan Bus Tanah Air,” ungkap Sugihardjo.

Semua itu diharapkan selain dibangun, juga dirawat dan dijaga keberlanjutannya (suistainable) urban transport hingga smart city.

Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor juga berharap moda transportasi di Kaltim nantinya dapat menjadi percontohan bagi kota lainnya.

“Ini baik bahkan kami telah menyiapkan lahan untuk pengembangan transportasi lebih besar dari yang diharapkan yakni 366 hektar,” kata dia.

Hal itu dilakukan, supaya lebih mudah mendesain moda transportasi dan sistem transportasi serta kenyamanan bagi pengguna jasa.

“Saya juga setuju dengan transportasi jalan kaki di area yang sejuk, segar, dan banyak pepohonan,” ujar Gubernur yang gemar berpantun itu. (omy)

loading...