Angkasa Pura 2

Ini Dia Alasan Kenapa Kereta LRT Jabodebek Dikirim Lewat Tol

EmplasemenJumat, 11 Oktober 2019
Pengiriman_gerbong-_LRT-553x400

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Pengiriman kereta light rail transit (LRT) melalui jalan tol oleh pihak PT Industri Kereta Api (INKA) dikarenakan kondisi jalan rel Kereta api yang tidak memungkinkan.

“Kalau lewat rel yang ada tidak mungkin bisa karena kondisi ukuran rel,” terang Direktur Utama PT INKA, Budi Noviantoro, saat dihubungi detikcom, Kamis petang (10/10/2019).

Jalan rel kereta api yang ada saat ini, kata Budi, rel eksisting dengan ukuran hanya 1.067 mm. Sedangkan ukuran standar jalan rel KA LRT 1.345 mm, sehingga tidak standar.

“Lewat rel yg ada nggak bisa, karena jarak rel ke rel ( Rail gauge) LRT 1.345 mm (standard), sedangkan rel eksisting saat ini yang ada hanya 1.067 mm,” kata Budi.

Budi mengatakan, pembuatan LRT Jabodetabek berbeda dengan LRT Palembang, yang bisa dilakukan pengirim melalui jalan rel KA dari Madiun ke Tanjung Priok. “Kalau LRT Palembang bisa menggunakan rel eksisting dari Madiun ke Tanjung Priok dan baru naik kapal ke Palembang,” imbuhnya.

Pengiriman kereta LRT Jabodebek dari pabrik Madiun, Jawa Timur, sudah dilakukan sejak Selasa (8/10/2019) oleh PT INKA (Persero).

Rangkaian terdiri dari enam buah kereta dengan perencanaan yang matang. Estimasi waktu dan antisipasi kepadatan jalan telah dipikirkan secara matang bekerja sama dengan pengelola jalan tol, PT Jasa Marga di sepanjang tol Trans Jawa. [dan/detik.com/foto: Dok. LRT Jabodebek]

loading...