Angkasa Pura 2

Boeing: Ditemukan 38 Keretakan Struktural di 810 Pesawat 737 NG

KokpitSabtu, 12 Oktober 2019
IMG_20191012_062353

IMG_20191012_063637

WASHINGTON (BeritaTrans.com) – Boeing Co mengatakan, Kamis (10/10), perusahaan-perusahaan penerbangan telah melakukan inspeksi terhadap 810 jet Boeing 737 NG di seluruh dunia dan menemukan ada 38 retakan struktural yang mengharuskan ada perbaikan dan bagian yang terkena dampak untuk diganti.

Pesawat-pesawat itu telah dikandangkan sampai selesai diperbaiki, kata Boeing dan beberapa pejabat maskapai penerbangan.

Hampir lima persen hasil pemeriksaan menemukan ada retakan di sebuah “garpu”, yaitu bagian yang menempelkan badan pesawat ke susunan sayap dan yang mengatur kekuatan.

Pesawat 737 NG adalah jenis 737 generasi ketiga dan versi yang dikeluarkan sebelum 737 MAX –yang saat ini dilarang terbang. Jenis 737 MAX tidak mengalami masalah keretakan.

Pada Rabu, Southwest Airlines Co dan Gol Linhas Aereas Brazil mengandangkan sedikitnya 13 pesawat 737 NG setelah badan pengatur penerbangan AS memerintahkan agar pemeriksaan segera dilakukan dengan teliti.

Badan pengatur tersebut, FAA (Federal Aviation Administration), pekan lalu meminta para pengguna pesawat untuk memeriksa secara seksama 165 pesawat jenis 737 NG keluaran lebih lama untuk mencari kemungkinan ada retakan.

Juru bicara Southwest Brandy King mengatakan bahwa, dari sedikitnya 200 pesawat yang kerap digunakan, ditemukan ada dua pesawat yang mengalami keretakan. Kedua pesawat itu sudah dikandangkan.

Brandy menolak mengatakan apakah retakan-retakan itu ditemukan di pesawat lainnya.

“Kami tidak punya kerangka waktu soal kapan pesawat-pesawat itu bisa kembali beroperasi, kami sedang bekerja sama dengan Boeing untuk menjadwalkan perbaikan,” kata Brandy.

Pengulas dari lembaga Raymond James, Savanthi Syth, menulis dalam catatan penelitian pada Kamis bahwa temuan dari pemeriksaan terhadap 737 NG kemungkinan akan menurunkan kapasitas layanan penerbangan sebesar empat persen antara pertengahan Oktober dan pertengahan Desember.

Pesawat yang mengalami keretakan “kemungkinan perlu dikeluarkan dari armada hingga 60 hari untuk menjalani perawatan,” kata Syth.


FAA: Periksa!

Federal Aviation Administration (FAA) mengatakan, maskapai di Amerika Serikat (AS) harus memeriksa 165 pesawat Boeing 737 NG dalam waktu tujuh hari, setelah temuan keretakan struktural pada sejumlah kapal terbang itu.

Permintaan FAA ini mencakup 1.911 pesawat Boeing 737 NG yang terdaftar di negeri uak Sam. Boeing 737 NG adalah generasi ketiga 737 dan versi sebelum 737 MAX yang sekarang di-grounded.

Sumber: Reuters