Angkasa Pura 2

Garuda Mitigasi Hasil Laporan FAA CANIC pada Armada Boeing 737-800NG

KokpitSelasa, 15 Oktober 2019
IMG_20190627_105716

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Garuda Indonesia mitigasi hasil laporan Federal Aviation Administration (FAA) terkait Continued Airworthiness Notification to the International Community (CANIC) mengenai himbauan pemeriksaan Armada B737-800 NG.

Mitigasi dilakukan dengan menjalankan prosedur inspeksi dan pemeriksaan komprehensif terhadap armada B737-800NG yang dioperasikan yang telah mencapai 30 ribu siklus terbang (flight cycle).

VP Corporate Secretary Garuda Indonesia M. Ikhsan Rosan menyatakan telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa pesawat yang memiliki 30.000 siklus terbang (flight cycle).

“Mayoritas pesawat Boeing Seri NG yang dioperasikan Garuda masih tergolong baru, sehingga banyak yang belum mencapai angka flight cycle tersebut,” ungkap Ikhsan, Selasa (15/10/2019). 

Terdapat tiga unit Boeing NG yang sudah mencapai flight cycle 30.000. Dari hasil pemeriksaan tersebut, Garuda telah melakukan antisipasi grounded pada satu armada B737-800NG sejak 5 Oktober 2019 lalu yang diduga mengalami retakan pada pickle fork pesawat.

“Adapun saat ini Garuda tengah melakukan pemeriksaan lebih lanjut bersama Boeing.co sebagai pabrikan pesawat atas temuan tersebut,” imbuhnya.

Pihaknya juga terus melaksanakan koordinasi intensif bersama Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) Kementerian Perhubungan dalam menindaklanjuti laporan FAA tersebut tentunya dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan penerbangan sesuai regulasi yang berlaku.

Garuda sebagai maskapai penerbangan nasional terus berupaya mengedepankan komit dan budaya safety dalam seluruh lini operasionalnya. Hal tersebut sejalan dengan value aspek “safety” sebagai “core” operasional perusahaan yang sudah tertanam dalam budaya kerja jajaran karyawan dan lini operasional Garuda.