Angkasa Pura 2

Kapal Mekong Trans Bawa CPO dari Aceh Jaya ke India

DermagaJumat, 18 Oktober 2019
melepaskan-pelayaran-kapal

CALANG (BeritaTras.com) – Plt Gubernur Aceh, H Nova Iriansyah resmi melepas Kapal Mekong Trans berbendera Vietnam menuju India di Pelabuhan Calang, Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya, Kamis (17/10/2019).

Kapal yang memiliki bobot mencapai 7.000 ton tersebut menjadi awal dimulainya proses ekspor CPO dari Pelabuhan Calang sebagai salah satu pelabuhan pertama yang melayani ekspor CPO di Aceh.

Pada pelepasan kapal yang sudah bersandar di Pelabuhan Calang, sejak pagi tadi tersebut, Plt Gubernur Aceh juga didampingi Bupati Aceh Jaya T Irfan TB bersama Forkompimda, Kepala BI Perwakilan Aceh, Syahbandar Pelabuhan Calang, dan Direktur PT. Calang Sejati Indah selaku perusahaan eksportir.

Pelepasan kapal tersebut juga ditandai dengan pemotongan pita pada pipa penyaluran dari tabung penampungan miliki PT. Calang Sejati Indah ke dalam kapal.

Nova Iriansyah dalam kesempatan tersebut, mengucapkan selamat atas keberhasilan Kabupaten Aceh Jaya menjadi kabupaten pertama yang melakukan ekspor CPO dan sekaligus membuka pintu perdangan dunia.

Menurut Nova ini merupakan momentum global sebagai salah satu titik ekspor dunia sekaligus menandai era baru perdangan dunia dari Aceh.

“Momentum hari ini bukan lokal dan nasional tetapi momentum global sebagai salah satu titik ekpor dunia,” jelas Nova.

Selain itu tambah Nova, ini merupakan salah satu cara yang dilakukan oleh Aceh Jaya dalam membuka katup yang sudah begitu lama tersumbat hingga membuat Aceh tergantung dengan daerah lain.

“Katup ini sudah lama tersumbat, kita sudah lama tergantung dengan daerah lain, sehingga menyebabkan ekonomi biaya tinggi karena membutuhkan ongkos transpor yang begitu mahal,” tandasnya.

Pantauan Serambinews.com, pelepasan kapal ekspor pertama ini dilakukan Plt Gubernur Aceh dalam kondisi wilayah Aceh Jaya khususnya pelabuhan Calang saat itu sedang diguyur hujan lebat.

Pun sedang diguyur hujan, Plt Gubernur Aceh sendiri terlihat berkeliling dermaga melihat kondisi dermaga yang akan menjadi pintu perdagangan dunia dari Aceh.(lia/sumber dan foto:serambinews)

loading...