Angkasa Pura 2

Layar Perdana, Kapal Rede GN 18 Angkut 73 Wisatawan Rute Manado-Pulau Bunaken

DermagaMinggu, 20 Oktober 2019
IMG-20191020-WA0004

IMG-20191020-WA0002

MANADO (BeritaTrans.com) – Kapal rede wisata, Gandha Nusantara (GN) 18 yang dioperatori PT Pelayaran Indonesia (Pelni) layar perdana dari Pelabuhan Manado menuju Pulau Bunaken dengan mengangkut 73 orang penumpang yang terdiri dari 55 orang dewasa dan 18 orang anak-anak, Sabtu (19/10/2019).

Kapal Rede GN 18 dijadwalkan berangkat setiap Sabtu pukul 10.00 waktu setempat dari Pelabuhan Manado dan pukul 14.00 dari Pulau Bunaken dengan mengangkut para penumpang tanpa dipungut biaya atau gratis.

Sebelumnya, uji coba pergerakan atau olah gerak tiga kapal rede di Manado, Sulawesi Utara telah dilakukan pekan lalu. Adapun keberadaan kapal rede ini, mendukung pertumbuhan sektor pariwisata di wilayah timur Indonesia khususnya provinsi Sulawesi Utara.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Capt. Wisnu Handoko mengatakan, guna memaksimalkan layanan angkutan laut penumpang pada pelabuhan-pelabuhan yang belum memiliki fasilitas yang lengkap, diperlukan pelayanan angkutan perairan pelabuhan sebagai penghubung dari kapal utama ke pelabuhan.

“Oleh karena itu, Direktur Jenderal Perhubungan Laut telah mengeluarkan Surat Keputusan Nomor KP.326/DJPL/2019 tanggal 18 April 2019 tentang Penempatan Angkutan Perairan Pelabuhan dengan menggunakan kapal milik negara (Rede Transport) Tahun Anggaran 2019,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, Ditlala secara fungsional melakukan pembinaan angkutan laut termasuk pelayanan pelayaran Angkutan Perairan Pelabuhan dengan Rede Transport.

“Hal ini diatur agar terpadu dengan sub sistem angkutan laut dalam negeri serta moda transportasi lainnya sehingga dapat mencapai maksud, tujuan, dan sasaran yang telah ditetapkan,” ungkap dia.

Sebagai informasi, Kemenhub menghibahkan tiga kapal rede yaitu KM. Gandha Nusantara 18, 13 dan 6 kepada Pemerintah Daerah dalam rangka melayani kepentingan pariwisata Sulawesi Utara juga bagi masyarakat umum.

Penyerahannya pada Juli Tahun 2019. Sedangkan untuk Kapal Rede KM GN 18 dan KM GN 13 diserahkan kepada Pelni untuk dioperasikan pada awal Agustus di tahun yang sama.

Pelayanan pengoperasian kapal ini belum ada biaya dalam rangka menyampaikan kepada masyarakat peran Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah terkait dengan pengembangan pariwisata Sulawesi Utara sebagai tindak lanjut dari kedatangan Bapak Presiden Republik Indonesia yang lalu tanggal 4 April 2019.

“Jadi ini bukti bahwa Kemenhub hadit untuk memberikan kapal ini untuk mendukung sektor pariwisata Sulawesi Utara,” tutup Capt. Wisnu. (omy)

loading...