Angkasa Pura 2

Saat Seorang Ibu Dilayani ‘Anaknya’ di Bandara Soekarno-Hatta

BandaraMinggu, 20 Oktober 2019
920201911153

TANGERANG (BeritaTrans.com) – Pintu mobil itu terbuka. Seorang ibu terlihat. Di sebelah pintu ada seorang pria berkaos dan topi biru.

Sambil memegang kursi roda, lelaki itu menyapa ramah kepada perempuan tersebut. Dua pria dari dalam mobil juga mendekati.

Setelah menyapa, lelaki bertopi itu membantu wanita itu turun dari mobil. Memegangnya erat. Lalu mendudukkannya ke kursi roda eksklusif. Kata-kata santun meluncur dari lelaki tersebut saat membantu ibu itu.

IMG-20191020-WA0002

Perempuan itu terus tersenyum ketika lelaki itu mendorong kursi roda, yang dinaikinya. Bisa jadi perempuan itu merasa seperti dilayani oleh anaknya sendiri saat dalam proses hendak berpergian menggunakan pesawat terbang.

Seorang pria, yang mengantar ibu itu lalu mengambil alih tugas mendorong kursi roda.

IMG-20191020-WA0003

Lelaki bekaos dan topi biru itu adalah satu petugas helper di Bandara Soekarno-Hatta. Oleh PT Angkasa Pura II, dia memang ditugaskan melayani penumpang. Gratis. Tentu saja dengan pelayanan dari hati.

Petugas helper, yang ada sejak September 2017, tersebut, bahkan melayani penumpang hingga konter check-in. Ketika penumpang memberi uang tips, maka pasti mereka menolak sambil tersenyum.

IMG-20191020-WA0005

“Pelayanan seperti itu, kami tanamkan kepada petugas helper, agar melayani seperti kita melayani keluarga sendiri. Karena itu harus sepenuh hati,” ungkap Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin ketika BeritaTrans.com dan Aksi.id mempertanyakan model pelayanan dengan mengusung sentuhan manusiawi tersebut, Ahad (20/10/2019).

Dia menuturkan airport helper akan ditingkatkan kualitas pelayanan sehingga lebih modern. Mereka akan dilengkapi dengan gadget yang terintegrasi dengan sistem informasi.

Pernah menyamar jadi helper

Awaluddin bahkan terjun ke lapangan dengan menyamar sebagai airport helper di terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (8/9/2017).

Aksi itu ia lakukan mulai pukul 06.00 hingga 07.00. Mengenakan seragam ala helper, ia bergabung dengan helper lainnya. Ia pun terlihat ikut membantu mengusung sejumlah barang bawaan calon penumpang.

direktur-utama-pt-angkasa-pura-ii-muhammad-awaluddin-2-95640bb3cd56fa86f89ba959ab88c455

Ada kisah menarik dalam aksi penyamaran yang dilakukan kurang lebih satu jam itu. Suatu saat, ia melihat calon penumpang bermuka seram. Ia menghampiri dan mengucapkan salam. “”Selamat pagi, pak? Kami akan bantu bawa bagasinya atau tasnya,” ujar Awal -sapaan Awaluddin–kepada calon penumpang itu.

Awalnya ia mengira calon penumpang itu akan membentaknya. Ternyata orang itu dengan ramah membalas tawarannya. “Ini orang muka Rambo, hati Rinto,” kata pria yang selama 25 tahun berkarier di PT Telekomunikasi Indonesia ini terbahak.

Itu yang manis. Yang pahit? Ada. Beberapa saat setelah itu, ia bertemu dengan calon penumpang berpenampilan keren, klimis. Ia pun mengucapkan salam. Bukan respons bagus yang didapat, sang calon penumpang itu malah melempar barang bawaannya ke dia dan helper lainnya.

(awe).

loading...