Angkasa Pura 2

Aceh Pesan 3 KMP untuk Tingkatkan Konektivitas Antarpulau

DermagaSelasa, 22 Oktober 2019
plt-gubernur-aceh-nova-iriansyah-bersama-kajati-aceh

BANDA ACEH (BeritaTrans.com) – Tiga Kapal Motor Penumpang (KMP) ‘Aceh Hebat’ yang dipesan Pemerintah Aceh bakal melayari perairan Aceh. Ketiga kapal itu saat ini mulai dikerjakan dan diperkirakan akan beroperasi pada akhir tahun 2020 mendatang.

Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah, Senin (21/10) melakukan peletakan lunas atau keel laying di galangan kapal PT Adiluhung Saranasegara Indonesia, Bangkalan, Madura, Jawa Timur, yang merupakan awal dari konstruksi kapal tersebut.

Pemerintah Aceh memesan ketiga kapal masing-masing dari tiga galangan yaitu Madura (Jawa Timur), Tegal (Jawa Tengah), dan Tanjung Balai Karimun (Kepulauan Riau). Tiga kapal feri jenis ro-ro itu masing-masing berkapasitas 1.300 GT, 1.100 GT, dan 600 GT.

Nova Iriansyah mengatakan, semua proses administrasi untuk pembuatan kapal tersebut sudah diselesaikan. Sehingga, kemudian ia melakukan peletakan lunas atau keel laying yang merupakan awal dari konstruksi kapal. “Peletakan Lunas ini menandakan pembuatan kapal-kapal ini segera diintensifkan,” katanya.

Ketiga kapal itu, sebut Nova, nanti akan melayani rute Singkil-Pulau Banyak, Balohan Sabang-Pelabuhan Ulee Lheue (Banda Aceh), dan lintasan barat ke Pulau Simeulue.

Nova mengatakan, Pemerintah Aceh menabalkan ACEH HEBAT sebagai nama dari seluruh kapal itu. Kapal berkapasitas 1.300 GT dinamai ACEH HEBAT 1, ACEH HEBAT 2 untuk kapal berkapasitas 1.100 GT, dan ACEH HEBAT 3 untuk kapal 600 GT. “Nama yang kami berikan ini sesuai dengan manifestasi dari visi misi pemerintahan Aceh saat ini,” ungkapnya.

Penabalan nama itu, kata Nova lagi, diharapkan dapat memacu semangat Pemerintah Aceh untuk benar-benar mewujudkan visi misi Aceh Hebat. Ia berharap pelaksana dapat bekerja maksimal dalam menyelesaikan pembuatan kapal tersebut.

Nova meminta agar konsultan pengawasan mengawal semua proses pembuatan kapal, sehingga bisa selesai sesuai dengan masa kontrak yang sudah disepakati dan mutu pekerjaan juga tidak berkurang. “Dengan demikian, pada akhir tahun 2020 nanti kita harapkan kapal ini dapat selesai, dan selanjutnya segera diberdayakan untuk pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Aceh,” katanya.

KMP Aceh Hebat merupakan hasil dari program pengadaan kapal feri roro di bawah Dinas Perhubungan Aceh dengan anggaran Rp 178 milliar. Kapal itu diplot untuk peningkatan konektivitas antarpulau di Aceh.

Ditambahkan, Pemerintah Aceh memiliki program khusus untuk peningkatan konektivitas antarpulau melalui program tol laut, sebagaimana program presiden RI dalam mengoptimalkan sektor kemaritiman Indonesia. “Program ini sangat penting bagi Aceh, sebab kita termasuk wilayah dengan kawasan laut yang cukup luas,” kata Nova.

Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Junaidi Ali, menambahkan, pengadaan tiga kapal itu dilakukan untuk memperkuat armada penyebrangan di Aceh dan dianggarkan melalui APBA 2019 dan 2020.

“Dalam pelaksanaan tender untuk pemilihan penyedia jasa pembangunan kapal-kapal tersebut, Pemerintah Aceh mendapat dukungan dari Kementerian Perhubungan RI. Proses tender melalui LPSE Kemenhub sudah dapat diselesaikan dengan baik, transparan, dan akuntabel serta tepat waktu,” pungkas Junaidi. (Sumber dan foto:tribunnews)

loading...