Angkasa Pura 2

Ke Sekolah, Siswa di Bungo Lewati Jembatan Gantung Mengerikan

KoridorKamis, 24 Oktober 2019
88673ce6f79a85496dbc198efc0fa8054c.jpeg

MUARABUNGO (BeritaTrans.com) -Jembatan gantung penghubung antara Dusun (Desa) Teluk Pandak Kecamatan Tanah Sepenggal dengan Dusun Embacang Gedang, Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas, Kabupaten Bunho Jambi, kondisinya kini sangat memprihatinkan.

Lantai jembatan yang sudah beberapa kali diperbaiki ini kembali rusak dihantam angin kencang beberapa waktu lalu. Dampaknya, masyarakat yang hendak melintas terpaksa bertaruh nyawa, atau menempuh jalan lain yang lebih jauh.

Rio Dusun Embacang Gedang, Usman mengatakan sudah banyak jatuh korban luka, kritis serta orang korban meninggal dunia akibat jembatan ini. Dengan banyaknya kejadian ini, masyarakat berharap adanya pembangunan jembatan permanen oleh pemerintah daerah.

“Memang benar jembatan gantung sepanjang 135 meter ini sering memakan korban jika angin kencang. Sebelumnya lantai jembatan ini juga pernah putus dan kembali diperbaiki,” ucap Rio Usman.

Rio Usman berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi. Menurutnya jembatan penghubung antara Dusun Teluk Pandak dan Dusun Embacang Gedang ini sudah tidak layak lagi jembatan gantung.

“Sebenarnya sudah tidak layak jembatan gantung, karena pengguna jambatan sudah ribuan masyarakat termasuk anak-anak sekolah. Kita berharap nanti bisa dibangun jembatan besi,” harapnya. (Lia/sumber dan foto: Jambiekspres)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari