Angkasa Pura 2

Riri Darma, Putri Sopir Truk Jadi Lulusan Terbaik Taruni AAL

Figur Galeri HankamSabtu, 2 November 2019
Riri bersama orang tua dan adik-adiknya. (Foto: Puspen TNI)

MAGELANG (BeritaTranscom) – Pada acara Wisuda Prajurit Taruna Akademi TNI dan Bhayangkara Dua Taruna Akademi Kepolisian di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, Kamis (31/10) lalu, ada yang menonjol. Di tengah acara kelulusan para taruna dan taruni akmil yang dipimpin Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Riri Darma Putri diberikan penghargaan sebagai lulusan terbaik Taruni Akademi Angkatan Laut (AAL).

Dalam acara wisuda tersebut, Riri dipanggil ke tengah lapangan, untuk diberikan penghargaan sebagai lulusan terbaik. Kedua orang tua Riri turut datang ke acara wisuda dan menyaksikan penobatan anaknya.

Riri merupakan anak pertama dari pasangan Darmadi dan Devi Lestari. Darmadi hanya bekerja sebagai sopir truk dan Devi adalah seorang ibu rumah tangga. Keduanya tak pernah menyangka kalau anak pertama mereka dapat lulus dengan predikat taruni terbaik di akademi militer.

Tak peduli akan jarak, Darmadi, Devi dan empat saudara Riri rela datang dari Padang dengan menggunakan mobil yang dipinjam dari rekan Darmadi demi menyaksikan acara wisuda Riri.

Dari Padang, Darmadi dan keluarga telah berangkat jauh-jauh hari pada Sabtu, (26/10) dan menempuh perjalanan selama 4 hari demi menyaksikan acara tersebut.

Namun, raut wajah lelah Darmadi dan Devi berubah semringah ketika melihat anaknya dipanggil ke tengah lapangan. Tangis haru atas kelulusan anaknya pun tak terbendung.

“Saya terharu ketika suatu hari Riri bertanya, apakah ayah akan datang jika wisuda. Saya jawab saya akan datang padahal belum tahu bagaimana caranya. Saya masih seperti bermimpi. Bisa berdiri di sini dan menghadiri wisuda prajurit,” kata Darmadi dengan wajah bahagia bercampur haru.

Devi menambahkan perjuangan anak sulungnya untuk bisa masuk AAL sendiri tidaklah mudah.

“Riri selalu berdoa. Setelah salat, dia selalu bersujud dan berdoa lebih lama agar bisa masuk TNI. Alhamdulillah doa itu terkabul,” ungkap Devi, Sabtu (2/11).

Di lain sisi, Riri yang sudah hampir enam bulan tak bertemu keluarganya, merasa kedatangan orang tua dan empat orang adiknya membuat hari wisuda menjadi momen paling bahagia dalam hidup.

Saat acara berakhir, Riri tak henti-hentinya memeluk kedua orang tuanya dan memeluk adik-adiknya dengan wajah haru bercampur bahagia.

“Saya ingin membanggakan kedua orang tua, karena saya tahu bagaimana perjuangan mereka. Tak bisa diucapkan dengan kata-kata bagaimana hari ini menjadi hari paling bahagia bagi saya dan keluarga,” ucap Riri dengan air mata bahagia.

Wisuda Prajurit Bhayangkara Taruna 2019 ini telah mewisudakan sebanyak 860 prajurit Bhayangkara Taruna yang telah selesai menjalani Pendidikan Dasar Integrasi Kemitraan Akademi TNI dan Akpol sepanjang Tahun 2019. (ds/sumber antara/CNN)

loading...