Angkasa Pura 2

Dari Situbondo, KM Bintang Jaya VI Terbakar di Perairan Buleleng

DermagaSelasa, 5 November 2019
IMG_20191105_221710

SINGARAJA (BeritaTrans.com) – Kapal laut bernama KM Bintang Jaya VI yang berangkat dari Pelabuhan Situbondo, Jawa Timur terbakar saat melintas di perairan laut Buleleng, tepatnya di posisi koordinat pada 50,64 mil dari Pelabuhan Celukan Bawang.

Baliexpress.jawapos.com memberitakan sebanyak 10 anak buah kapal (ABK) dikabarkan selamat setelah berhasil dievakuasi oleh kapal kargo berbendera China saat melintas di lokasi.

Belum diketahui penyebab KM Bintang Jaya VI terbakar di perairan laut Buleleng. Informasi yang dihimpun dari pihak Basarnas Pos Buleleng menyebutkan, awalnya menerima informasi dari Induk Basarnas Jimbaran bahwa KM Bintang Jaya VI terbakar sekitar pukul 16.18 wita.

Kemudian sekitar pukul 17.21 wita Tim Basarnas Pos Buleleng langsung menuju titik lokasi penjemputan dari kapal kargo China. Kapal kargo China itu kebetulan melintas saat KM Bintang Jaya VI terbakar dan langsung melakukan penyelamatan. Beruntung, 10 orang ABK kapal tersebut berhasil dievakuasi ke kapal kargo.

Selanjutnya kapal kargo China langsung melakukan kontak dengan Basarnas untuk mengabarkan KM Bintang Jaya VI terbakar dan diminta untuk dilakukan penjemputan. Hingga pukul 20.15 wita, pihak Basarnas Pos Buleleng masih melakukan penjemputan ke lokasi di perairan laut Buleleng tempat kapal kargo itu menunggu.

“Sudah kami kirim tim ke titik lokasi penjemputan. Ada sekitar 10 ABK yang dikhabarkan selamat dalam peristiwa kecelakaan laut itu,” kata salah seorang Staf Operasional Basarnas Pos Buleleng, Ketut Adi Putra, Selasa (5/11) malam.

Sementara itu, GM Pelindo III Celukan Bawang, Rio Dwi Santoso mengaku, telah menyiapkan tempat saat 10 ABK tiba di Pelabuhan Celukan Bawang. “Kami sudah menyiapkan tempat, dan juga untuk seluruh kebutuhan termasuk tim medis sudah kami siapkan,” punglas Rio Dwi Santoso.

SB Karomah 2 Terbakar

2019-10-27_kapal-terbakar-di-karimunfoto: tribunnews.com

Sebelumnya Kapal motor penumpang antarpulau SB Karomah 2 terbakar di Perairan Pulau Buru, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu sore (26/10/2019). Kebakaran sempat membuat puluhan penumpang panik.

Detik-detik terbakarnya Kapal Motor SB Karomah 2 yang membawa sebanyak 23 penumpang beserta tiga anak buah kapal (ABK) dan nakhoda, terekam dalam video amatir warga. Api terlihat terus berkobar dari bagian belakang hingga menuju bagian badan kapal. Para penumpang pun berteriak ketakutan.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kapal pompong nelayan yang berada di sekitar lokasi berhasil mengevakuasi seluruh penumpang, ABK, beserta nakhoda kapal.

Angkut Elpiji Terbakar

Sementara itu kapal pompong pengangkut tabung elpiji di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, terbakar. Ada dua ABK yang dinyatakan hilang.

“Kapal yang membawa gas elpiji ini terbakar sekitar pukul 14.30 WIB saat melakukan pengisian bahan bakar,” kata penjabat Humas Basarnas Pekanbaru, Kukuh Widodo, kepada wartawan, Sabtu (26/10/2019).

Kapal latih terbakar

Selain itu, kapal latih milik Sekolah Umum Pelayaran Menengah (SUPM) Negeri Kota Tegal, Kamis (24/10/2019) dinihari terbakar di Pelabuhan Tegal. Belum diketahui penyebab kebakaran ini.

kebkran-kalap-fbafoto: tribunnews.com

Petugas Damkar kesulitan saat memadamkan api yang melalap bagian anjungan kapal dan merambat ke buritan. Petugas tidak bisa menjangkau bagian kapal yang terbakar karena tali pengikat lepas sehingga bergeser akibat tertiup angin.

Kapal baru bisa dikendalikan setelah salah satu warga nekat menyeburkan diri untuk meraih tambang pengikat kapal. Kapal kemudian ditarik dan menepi sehingga bisa dijangkau petugas damkar.

Kapal barang Taman Pelita meledak

Kapal barang Taman Pelita meledak dan terbakar di Pelabuhan Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Pulau Ambon, Jumat (4/10) malam.

Pantauan Antara di lokasi, kapal pengangkut beras tujuan Pulau Seram yang sementara berlabuh di Pelabuhan Tulehu itu tiba-tiba meledak dan terbakar sekitar pukul 19.40 WIT. Belum diketahui penyebab kebakaran.

Kencangnya angin yang berembus membuat api terus membesar dan membakar semua badan kapal Taman Pelita, kemudian merembet dan ikut melalap tiga kapal ikan berbahan fiber yang juga sementara berlabuh di Pelabuhan Tulehu.

Sumber: baliexpress.jawapos.com dan detik.com/foto: ilustrasi