Angkasa Pura 2

Dirjen Budi: Gunakan Skuter Listrik Sesuai Ketentuan

KoridorKamis, 14 November 2019
IMG_20191114_161451

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Sebentar lagi atau Desember 2019 Gubernur DKI Jakarta akan mengeluarkan peraturan terkait operasional skuter listrik di area Jakarta.

Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi menyampaikan apresiasi gerak cepat yang dilakukan DKI Jakarta terkait ketentuan tersebut.

“Hal itu lantaran skuter listrik bukan angkutan umum sehingga perlu pengaturan,” ujar Dirjen Budi didampingi Direktur Angkutan Jalan Ahmad Yani di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Dirjen Budi juga menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang terjadi pada pengguna skuter listrik belum lama ini dan meninggal tertabrak mobil di jalan raya Sudirman.

Dia minta kepada para pengguna agar mengoperasikan skuter listrik sesuai peraturan dan ketentuan yang berlaku.

“Area operasinya dibatasi. Skuter listrik tidak digunakan di jalan raya, jembatan penyeberangan orang, dan trotoar, namun di jalur sepeda,” ungkapnya.

Pengguna juga tidak sembarangan bisa mengoperasikan skuter listrik karena ada batasan usia yang dinilai aman untuk menggunakannya yakni 18 tahun ke atas.

Pihaknya kata Dirjen Budi juga mengusulkan agar penggunaan skuter listrik dilaksanakan di kawasan saja, seperti di GBK atau ruang olah raga lainnya dan di area pemukiman.

Presiden Grab Indonesia Rizki Kamadibrata meyakinkan bahwa pihaknya sebagai operator telah memenuhi ketentuan keselamatan dan keamanan bagi penyewa skuter listriknya

“Misalnya saja terkait kecepatan, kami menetapkan maksimal 15 km/jam meski diperbolehkan hingga 25 km/jam, begitu juga pada usia pengguna dan kelengkapan keselamatan dengan penyediaan helm,” ujarnya.

Pihaknya juga akan terus melakukan perbaikan dan peningkatan layanan bagi penyewa skuter listrik. (omy)

loading...