Angkasa Pura 2

Berseragam Pilot & Ngaku Sebagai Pilot Garuda, Warga Bekasi Ini Ditangkap

KokpitSabtu, 16 November 2019
20191116_174931

BANDUNG (BeritaTrans.com) – Berseragam pilot dan mengaku sebagai pilot Garuda Indonesia, pria asal Bekasi ini juga sanggup memasukkan kerja pilot di pesawat milik BUMN tersebut.

Namun aksinya ketahuan oleh petugas Security Garuda Indonesia. Dia ditangkap dan diserahkan ke polisi.

Pelaku laki-laki berinisial AMA yang lahir pada tahun 1996 dan bertempat tinggal di Bekasi. Dari hasil laporan tersebut turut diamankan dari pelaku antara lain ID Card Pilot yang dipalsukan serta seragam pilot yang dibeli dari pasar bebas. Demikian riki Garuda Indonesia kepada BeritaTrana.com dan Aksi.id.

Adapun modus penipuan tersebut dilakukan dengan memalsukan kartu identitas karyawan Garuda Indonesia dan mengaku mengenal pejabat di Garuda Indonesia. Pelaku juga mengaku dapat membantu para calon pilot untuk dapat bekerja di Garuda Indonesia.

Mahasiswa Ngaku Pilot

Jajaran Polres Bandara Soekarno Hatta menangkap Alvin Adithya Darmawan, 18, mahasiswa yang menyamar menjadi sebagai maskapai Garuda Indonesia pada Jumat (22/3/2019) lalu.

“Dia sengaja berpakaian dan penampilan seperti pilot. Namun oleh pilot lain dicurigai dan dilaporkan ke polisi,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, Selasa (26/3/2019).

images (4)

Polisi yang menerima laporan langsung mengamankan dan memeriksa pelaku. Dari situ diketahui pelaku bukan pilot.

“Dari penangkapan kami temukan barang bukti seperti Card Air Crew Indonesia palsu, seragam pilot, topi pet pilot, dan atribut lainnya,” sambung Argo.

Argo pun menerangkan kronologi penangkapan pelaku. Mulanya pelaku mengaku sebagai pilot Garuda melakukan check in melalui petugas Pasasi Gapura Angkasa.

Kepada petugas, pelaku mengaku membeli ID card pilot palsu secara online.

Aksi pelaku terbongkar setelah seorang Kapten Pilot Garuda bernama Andre Gema curiga dengannya.

Kapten Andre yang tengah off terbang merasa aneh karena celana, sepatu hingga tas yang dikenakan pelaku tak sesuai dengan yang biasa dimiliki pilot Garuda.

“Kapten Andre sempat menanyakan sejumlah pertanyaan tentang jabatan hingga jadwal terbang,” sebut Argo.

Mendapat pertanyaan tersebut, pelaku pun menjawab secara tidak jelas hingga semakin membuat Kapten Andre curiga.

Kapten Andre pun kemudian melaporkan pelaku ke petugas hingga akhirnya diamankan.

“Pelaku sudah menjalani pemeriksaan dan ditetapkan sebagai tersangka. Dia dikenakan Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat dengan ancaman penjara enam tahun,” tandas Argo.

Garuda Memantau

Garuda Indonesia akan terus memantau dan bekerja sama dengan aparat penegak hukum terkait dengan proses hukum yang sedang berlangsung.

Bersama ini kami juga tegaskan bahwa Garuda Indonesia tidak pernah memungut biaya apapun selama proses rekrutmen berlangsung. Seluruh biaya transportasi dan akomodasi selama proses rekrutmen ditanggung oleh pihak peserta masing-masing.

Informasi mengenai kegiatan rekrutmen akan disampaikan hanya melalui website karir resmi Garuda Indonesia di http://career.garuda-indonesia.com atau melalui media sosial resmi Garuda Indonesia.

Bagi kandidat karyawan yang memenuhi syarat untuk maju ke tahapan berikutnya akan diinformasikan lebih lanjut melalui e-mail resmi rekrutmen Garuda Indonesia yaitu recruitment@garuda-indonesia.com untuk rekrutmen pegawai darat, fatraining@garuda-indonesia.com untuk rekrutmen awak kabin, dan pilot.recruitment@garuda-indonesia.com atau operationtraining@garuda-indonesia.com untuk rekrutmen penerbang.

Garuda Indonesia tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang dialami oeh para peserta rekrutmen terkait dugaan upaya penipuan yang dilakukan dalam proses rekrutmen dan seleksi.

Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati jika menemukan informasi rekrutmen palsu yang mengatasnamakan Garuda Indonesia.

Berkaitan dengan hal tersebut, segala hal yang terkait dengan rekrutmen dan seleksi penerimaan pegawai Garuda Indonesia yang tidak sesuai dengan informasi yang disampaikan di atas dapat dilaporkan kepada Garuda Indonesia di nomor telepon (021) 2560-1042, (021) 2560-1038 atau e-mail ke recruitment@garuda-indonesia.com.

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari