Angkasa Pura 2

Harga Tiket Pesawat Jadi Penyebab Menurunnya Pertumbuhan Ekonomi di Kalbar

Ekonomi & Bisnis KokpitSelasa, 19 November 2019
images.jpeg-44

Pontianak (BeritaTrans.com) – Perekonomian Kalimantan Barat pada triwulan III 2019 tumbuh melambat dibandingkan dengan triwulan dari sebelumnya. Secara historis, pertumbuhan Kalbar pada triwulan ini merupakan yang terendah sejak triwulan I 2017.

Kepala Fungsi Asesmen Ekonomi Surveilans Bank Indonesia Perwakilan Kalbar, Miftahul Huda, mengungkapkan, harga tiket pesawat yang meroket di tahun 2019, merupakan salah satu faktor menurunnya pertumbuhan perekonomian di Kalbar.

“Ini (tingkat perekonomian di Kalbar) turun sekali, dan salah satu faktor karena tiket pesawat udara. (kenaikan) Harga tiket pesawat sangat luar biasa. Harga itulah yang menyetir semua turun di tahun 2019. Pertumbuhan di Kalbar jadi melambat, data konsumsi rumah tangga juga menurun,” jelasnya, di hadapan Forum Komunikasi Jurnalis Bank Indonesia, Minggu malam (17/11).

Sementara itu, pertumbuhan perekonomian di Kalbar 2019, pada triwulan I mencapai 5,17, pada triwulan II mencapai 5,05, dan pada triwulan III menurun di angka 4,95.

ack50w0p5l91ooer7uhj
Data pangsa ekonomi Kalimantan. Foto: Teri/Hi!Pontianak

Namun, saat ini Kalimantan Barat memiliki pangsa ekonomi terbesar kedua di Kalimantan, berada di angka 14,95 persen, setelah Kaltim, yang berada di angka 52,41 persen, Kalsel berada di urutan ketiga di angka 14,95, Kalteng 10,81 persen dan Kaltara di angka 6,92 persen.

Miftahul berharap, pada triwulan IV 2019 ini, pertumbuhan perekonomian di Kalbar akan meningkat. “Seiring pada bulan Desember nanti ada hari raya Natal, semoga bisa naik. Pertumbuhan pada triwulan IV ini, kita mengharapkan bisa mendongkrak dari triwulan III. Kita optimis bahwa pertumbuhan itu on track dari target yang kita tentukan, sekitar 4,95 sampai 5,1,” tukasnya. (Lia/sumber dan foto:kumparan)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari