Angkasa Pura 2

Pelni Gaet Sucofindo untuk Perkuat Pengawasan Bunker BBM Kapal

DermagaJumat, 22 November 2019
IMG-20191122-WA0046

JAKARTA (BeritaTrans.com) – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) – Pelni gaet PT Sucofindo dan melaksanakan penandatanganan kerja sama dalam rangka pengawasan bunker BBM Kapal.

Uniknya pelaksanaaannya bukan di kantor namun di atas kapal KM Kelud yang sedang bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

“Kerja sama yang dilakukan ini merupakan bentuk sinergitas bisnis antar perusahaan BUMN dan komitmen Pelni dalam menjalankan bisnisnya,” jelas Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni (Persero), Yahya Kuncoro di Jakarta, Jumat (22/11/2019).

Pendandatanganan dilaksanakan oleh Direktur Armada PT PELNI (Persero), M. Tukul Harsono bersama dengan Direktur Komersial I PT Sucofindo (Persero), Herliana Dewi.

Yahya mengatakan bahwa kerja sama yang dijalankan berada pada bidang pengawasan bunker survey.

“Jalinan kerja sama antara Pelni dengan Sucofindo sudah berjalan lama dan kali ini kami melakukan kerja sama pada bidang pengawasan bunker yang akan dilakukan pada 24 lokasi pelabuhan,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Pelni melaksanakan penandatanganan kontrak kerja sama bagi para pemenang lelang jasa angkut transportir BBM, diantaranya PT De Bil Bunkering dan PT Segara Lanjutan Dibya untuk wilayah Tanjung Priok, PT Kartika Jaya Karya untuk wilayah Surabaya dan sekitarnya, PT Karya Atma Manunggal untuk wilayah Makassar dan sekitarnya serta PT Pelayaran Sumber Rejeki Bahari Permai untuk wilayah Ambon.

“Kerja sama dengan perusahaan jasa angkut transportir BBM kami maksudkan untuk memenuhi kebutuhan operasional dan menjamin ketersediaan pemasokan atas kebutuhan BBM subsidi dan non subsidi bagi kapal penumpang Pelni,” imbuh dia.

Hingga saat ini, Pelni mengoperasikan 26 kapal penumpang dengan lebih dari 90 pelabuhan singgah yang melayani 1.239 ruas. Selain angkutan penumpang, Pelni juga melayani 46 trayek kapal perintis yang menyinggahi 305 pelabuhan, 4.620 ruas.

“Kami berharap dengan adanya jalinan kerja sama dengan tujuh perusahaan ini seluruh kebutuhan kapal Pelni akan BBM termasuk pengawasannya dapat terlaksana dan berjalan dengan baik,” kata Yahya.

Dengan begitu, dapat memberikan performa dan mendukung kinerja kami dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. (omy)

loading...