Angkasa Pura 2

Hyundai Bangun Pabrik Besar di Indonesia Sebagai Strategi Penjualan

OtomotifKamis, 28 November 2019
images (11)

JAKARTA (BeritaTrans.com)Hyundai Motor Company telah menandatangani kesepakatan membangun pabrik terbesar di ASEAN dengan pemerintah Indonesia.

Dalam keterangan tertulisnya yang diterima Forum Wartawan Otomotif Indonesia (Forwot), Hyundai akan mengambil pendekatan yang berpusat pada pelanggan. Kendaraan akan ditawarkan berdasarkan skema build-to-order (BTO), yang memungkinkan pelanggan memilih spesifikasi produk saat memesannya.

Pada saat produksi komersial di pabrik Kota Delta Mas, Bekasi, dimulai, Hyundai berencana mengimplementasikan saluran ritel online-offline-mobile terintegrasi baru, atau omni-channel, dengan beberapa perusahaan e-commerce lokal terbesar. Langkah ini untuk mengoptimalkan penjualan dan pengalaman pelanggan di Indonesia.

Hyundai juga berencana membangun jaringan dealer nasional sejak awal operasi. Pada tahap awal dibangun sekitar 100 dealer pada 2021, dan akan terus berkembang secara bertahap.

Hyundai menargetkan pelanggan usia muda yang akrab dengan layanan online. Perusahaan akan secara aktif mengeksplorasi dan mempertimbangkan berbagai pilihan spesifikasi berdasarkan layanan terhubung, seperti perintah suara, kontrol kendaraan, dan belanja dalam kendaraan.

Hyundai Motor saat ini mengoperasikan pabrik di delapan negara termasuk Amerika Serikat, China dan India. Pada 2018, Hyundai Motor bersama produsen mobil afiliasinya, Kia Motors mecatatkan penjualan global sebanyak 7,4 juta unit kendaraan, menjadikan Hyundai Motor Group sebagai kelompok otomotif terbesar kelima di dunia.Penambahan pembangunan pabrik di Indonesia akan memperluas jaringan produksi global Hyundai, mengoptimalkan pasokan untuk menjawab permintaan pelanggan lebih baik di seluruh benua.

Indonesia sendiri sebagai pasar mobil terbesar di kawasan ASEAN mencatatkan penjualan sebanyak 1,15 juta unit pada tahun lalu. Indonesia dianggap sebagai pasar sangat potensial dengan tingkat pertumbuhan ekonomi stabil di kisaran 5 persen per tahun.

Hyundai memperkirakan negara-negara utama ASEAN termasuk Indonesia, Thailand, Malaysia, Vietnam, dan Singapura, menciptakan pasar otomotif sekitar 4,49 juta unit pada 2026, dari 3,16 juta unit pada 2017. [dan/inews.id/foto: ilustrasi/ist]

loading...