Angkasa Pura 2

Genjot Angkutan Penumpang, Barang dan Wisata

Balitbanghub Rekomendasikan Seaplane, Wing In Ground Effect dan Bus Tanah Air

Dermaga Kokpit Koridor LitbangSenin, 2 Desember 2019
112201913235

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Dalam menggenjot angkutan penumpang, barang dan wisata, Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan (Balitbanghub) Kememterian Perhubungan merekomendasikan pemakaian sejumlah alat transportrasi, yang dapat beroperasi multiguna yakni bus tanah air, wing in ground effect craft serta seaplane.

Rekomendasi itu muncul dari hasil penelitian Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau dan Penyeberangan Balitbanghub serta dipaparkan dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Strategi Penyelenggaraan Transportasi Laut Bersubsidi bagi Daerah Tertinggal, Terpencil, Terluar dan Perbatasan, Kamis (28/11/2019).

1028201915032

Dalam Focus Group Discussion (FGD), yang dipimpin Kepala Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau dan Penyeberangan Balitbanghub, Capt. Sahattua Simatupang, dihadiri pula Kepala Puslitbang Transportasi antar Moda, M Yugi Hartiman, serta Sekbalitbanghub Rosita Sinaga.

Enam hasil penelitian. disampaikan Frits Blessing, Johny Malisan, Edward Marpaung, Paulus Raga, Dedy Arianto dan Syafril KA. Sedangkan pembahas dari Ditjen Perhubungan Laut, Kepala Dinas Perhubungan Maluku, Ditjen Perdagangan Dalam Negeri, STIP, ALFI, DPP Pelra, operator serta Chairman BeritaTrans.com dan Aksi.id.

10282019941

10282019105026

Hasil penelitian di tiga destinasi wisata yakni Danau Toba, Wakatobi dan Samarinda, memperlihatkan tetap digunakannya sarana transportasi eksisting yakni kapal ferry dan speedboat. Namun untuk mempercepat mobilitas dan efisiensi, maka dibutuhkan sarana angkutan berupa bus tanah air, wing in ground effect craft (kapal terbang rendah di atas permukaan air), serta seaplane (pesawat terbang air).

amphibious bus

amphibious bus1

Di Danau Toba, dapat menggunakan bus tanahy air, wing in ground effect craft serta seaplane. Untuk alternatif transportasi lebih terkini, terutama dari Bandara Silangit, kebutuhan bus tanah air akan menjadi bagian yang dapat dikatakan praktis, mengingat perjalanan dapat ditempuh melewati jalan raya tanpa halangan menuju Balige dan dapat langsung berlayar layaknya seperti kapal ferry atau kapal motor lainnya tanpa harus mengganti moda darat ke moda air.

wing in1

wing in

Di Wakatobi, dapat menggunakan bus tanah air, wing in ground effect craft serta seaplane. Alternatif penggunaan transportasi untuk pertimbangan daerah kepulauan yang luas, dapat menggunakan wing in ground effect craft untuk antarpulau. Dari Kendari dapat langsung menuju seluruh kawasan Wakatobi. Traveler bahkan bisa langsung snorkling, karena kecepatan dan waktu perjalanan cukup singkat serta nyaman.

seaplane

DeHaviland Beaver over San Francisco

Bus tanah air, wing in ground effect craft serta seaplane juga dapat dimanfaatkan di Samarinda. Penggunaan bus tanah air cocok untuk kawasan darat yang didominasi jalan raya dan sungai. Bus Tanah air memiliki ukuran dimensi tidak terlaly besar, sehingga tidak banyak menyita area perairan, yang padat dengan aktifitas pelayaran, termasuk tongkang bermuatan batu bara.

(omy).

loading...