Angkasa Pura 2

Kapal Bea Cukai Diserang Penyelundup

DermagaSenin, 2 Desember 2019
IMG-20191202-WA0028-768x1024

Karimun (BeritaTrans.com) – Pihak Kanwil DJBC Khusus Kepri membenarkan prihal Kecelakaan Laut yang terjadi di Selat Singapura pada hari Minggu (1/12) kemarin.

Humas Kanwil DJBC Khusus Kepri, Refly Silalahi menyebutkan bahwa Laka Laut tersebut berawal saat Satgas Patroli Laut DJBC Khusus Kepri dan KPU BC Batam menerima informasi bahwa akan ada aktifitas penyeludupan di laut.

Saat menerima informasi itu tim patroli langsung menjaga perairan Nongsa Batam dan juga Perairan Karang. “Mereka mau menyeludupkan Barang Kena Cukai (BKC) dan Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA), dengan modus Ship to Ship,” kata Refly, Senin (2/12) sore.

Pada saat sebelum kejadian, tepatnya pukul 19.30 WIB di lokasi terdapat 4 speed boat yang melewati perairan Selat Singapura, namun setelah pukul 20.10 WIB ada terdapat 2 speedboat mengikuti kapal milik Bea Cukai, lalu dari arah depan terdapat 2 speedboat yang dengan sengaja menikung speed boat milik Bea cukai

Setelah dapat menghindari tikungan speedboat itu, ternyata datang lagi satu buah speedboat dari arah belakang menutup haluan speed boat BC dan menyebabkan body contact yang tidak dapat dielakkan.

Tidak lama berselang Speedboat pertama tadi melakukan manuver yang sangat-sangat membahayakan dengan berusaha menabrakkan diri ke speed BC. Speed BC mendekati Speedboat untuk melakukan pemeriksaan. Namun mendapat perlawanan menggunakan senjata tajam dari ABK kapal penyelundup.

“Karena mengingat keselamatan, akhirnya petugas bergegas meninggalkan lokasi itu. Jadi di lokasi lain petugas juga diserang oleh speedboat dengan 6 mesin mercury,” tambahnya lagi.

Refly menyebutkan bahwa salah seorang petugas juga mengalami cidera luka robek di area mulut dan gigi juga mengalami patah.

Namun pihak Bea Cukai belum menjelaskan kronologis tentang Laka Laut yang melibatkan kapal BC dan speed boat yang dibawa oleh dua orang laki-laki yang identitasnya belum diketahui itu dan ABK yang informasinya meninggal serta hilang. (Lia/sumber dan foto:kepridays)

loading...